Wisatawan memadati Malioboro saat libur Lebaran 2026. [Suara.com/Putu]
Baca 10 detik
- Dinas Pariwisata DIY mencatat 1,9 juta kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 14-29 Maret 2026, melampaui target awal pemerintah.
- Tingkat okupansi hotel hanya mencapai 70 persen, turun dibandingkan tahun sebelumnya dan tidak memenuhi target PHRI sebesar 85 persen.
- Penurunan daya beli masyarakat menyebabkan wisatawan lebih memilih akomodasi murah, memicu evaluasi strategi pariwisata oleh Pemerintah DIY.
Sebelumnya Wakil Ketua PHRI DIY Bidang Promosi dan Event, Muhtar Habibi menyatakan okupansi hotel pada momen puncak libur Lebaran hanya sekitar 65 persen. Angka ini jauh di bawah target ideal yang dipatok sekitar 85 persen.
"Dengan okupansi yang hanya mencapai sekitar 65 persen saat periode puncak, terdapat selisih sekitar 20 persen dari target yang diharapkan," ungkapnya.
Gap ini diperkirakan berujung pada potensi kehilangan pendapatan hingga ratusan miliar rupiah di sektor perhotelan DIY. Kondisi tersebut berdampak langsung pada melambatnya pemulihan arus kas (cash flow), meningkatnya tekanan biaya tetap.
"Bahkan bisa memperbesar risiko ketika industri memasuki periode low season," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Prioritaskan Pelayanan Masyarakat, Pemkab Sleman Tak Berlakukan WFH Satu Hari Sepekan bagi ASN
-
Terkoneksi di Sleman, Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen Resmi Tersambung Secara Fisik
-
Paradoks Pariwisata pada Libur Lebaran, Okupansi Anjlok Saat 1,9 Juta Wisatawan Berlibur di Jogja
-
Perkuat Gelar Pahlawan, Peneliti Temukan Sederet Bukti Pelanggaran Hukum terhadap Sultan HB II
-
Patehan: Legasi Budaya Minum Teh Ala Raja di Royal Ambarrukmo Yogyakarta