- Dinas Pariwisata DIY mencatat 1,9 juta kunjungan wisatawan selama libur Lebaran 14-29 Maret 2026, melampaui target awal pemerintah.
- Tingkat okupansi hotel hanya mencapai 70 persen, turun dibandingkan tahun sebelumnya dan tidak memenuhi target PHRI sebesar 85 persen.
- Penurunan daya beli masyarakat menyebabkan wisatawan lebih memilih akomodasi murah, memicu evaluasi strategi pariwisata oleh Pemerintah DIY.
SuaraJogja.id - Sekitar 1,9 juta wisatawan tercatat berkunjung ke DIY selama periode libur Ramadan hingga Idul Fitri 1447 H/2026. Meski jumlah kunjungan melampaui target pemda, tingkat okupansi hotel justru tidak mencapai target yang dipatok pelaku industri perhotelan.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata DIY, total kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata di DIY pada periode 14–29 Maret 2026 mencapai 1.920.289 kunjungan. Angka ini melampaui target yang ditetapkan sebesar 1,77 juta pergerakan wisatawan, sekaligus lebih tinggi dibandingkan capaian libur Lebaran tahun 2025 yang mencapai sekitar 1,6 juta kunjungan.
Namun di tengah tingginya kunjungan wisatawan, sektor perhotelan tidak menikmati lonjakan yang sama. Berdasarkan data Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), tingkat okupansi hotel selama periode libur Lebaran hanya mencapai sekitar 70 persen.
"Angka tersebut turun sekitar lima persen dibandingkan Lebaran 2025 yang mencapai 75 persen, sekaligus berada di bawah target PHRI yang memperkirakan okupansi hotel bisa mencapai 85 persen," papar Kepala Dinas Pariwisata (dinpar) DIY, Imam Pratanadi di Yogyakarta, Rabu (1/4/2026).
Imam menyebut, paradoks ini diduga dipengaruhi kondisi perekonomian serta menurunnya daya beli masyarakat. Akibatnya wisatawan cenderung memilih akomodasi yang lebih murah seperti homestay atau penginapan alternatif ilegal.
Namun angka okupansi hotel tersebut masih berada di atas target yang ditetapkan Dinpar DIY yang mematok tingkat hunian sebesar 64 persen. Dari total 1.920.289 kunjungan wisatawan, Yogyakarta mencatat kunjungan tertinggi dengan 780.981 wisatawan.
Disusul Sleman sebanyak 472.998 kunjungan, Gunungkidul 421.018 kunjungan, Kabupaten Bantul 144.633 kunjungan. Sedangkan Kulon Progo mencatat ada 100.661 kunjungan.
Destinasi wisata alam, khususnya pantai, masih menjadi primadona wisatawan. Beberapa lokasi yang ramai dikunjungi di antaranya Pantai Parangtritis, Pantai Depok, Pantai Glagah, serta Pantai Baron. Selain itu, museum dan candi juga menjadi tujuan wisata yang cukup diminati.
"Lonjakan kunjungan tertinggi terjadi setelah hari Lebaran," jelasnya.
Baca Juga: Air Mata Haru di Balik Antrean Syawalan Sultan: Perjuangan Siswa Difabel Demi Salaman Raja Jogja
Iman menyebut, jumlah wisatawan terbanyak tercatat pada 24 Maret 2026 sebanyak 285.398 kunjungan, 23 Maret 2026 dengan 283.695 kunjungan. Sedangkan pada 25 Maret 2026 yang mencapai 238.970 kunjungan.
Secara umum, aktivitas pariwisata di berbagai destinasi unggulan di DIY selama periode libur Ramadan dan Lebaran berlangsung aman dan lancar. Tingkat kunjungan juga relatif merata di sejumlah kawasan wisata seperti pantai, desa wisata, maupun objek wisata budaya.
"Keluhan wisatawan terkait parkir maupun kenaikan harga kuliner yang biasanya muncul saat musim liburan juga relatif minim," ungkapnya.
Untuk mengatasi paradoks tersebut, Dinpar akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian libur Lebaran tahun ini sebagai dasar penyusunan strategi pengembangan pariwisata ke depan.
Beberapa langkah yang akan ditempuh antara lain penguatan promosi digital, pengembangan event berbasis budaya. Selain itu dilakukan peningkatan kualitas layanan destinasi, serta memperkuat kolaborasi dengan pelaku industri pariwisata.
"Evaluasi ini diharapkan dapat menjaga daya tarik pariwisata DIY sekaligus meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat di tengah persaingan destinasi wisata yang semakin ketat," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Tanggap Gempa Flores, BRI Peduli Turun Langsung Bantu Masyarakat Terdampak Bencana
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Wujudkan Mobil Impian, BRI KKB Expo 2026 Tebar Promo Suku Bunga Mulai 1,81 Persen
-
Rayakan HUT Ke-81 RI Lebih Hemat dengan Ragam Promo Spesial dari BRI
-
Bukan Sekadar Horor Biasa, 'Munafik: Melawan Iblis' Hadir dengan Unsur Religi Serta Budaya Jawa