- Biaya kuliah Kedokteran UGM untuk jalur mandiri mencapai Rp300 juta hingga Rp500 juta untuk jenjang sarjana.
- Komponen biaya utama terdiri dari UKT tertinggi sebesar Rp26 juta per semester serta Sumbangan Pengembangan Institusi.
- Total biaya pendidikan kedokteran hingga tahap profesi dapat melebihi Rp700 juta, setara dengan harga mobil mewah.
SuaraJogja.id - Biaya pendidikan di jurusan Kedokteran Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi perhatian publik. Salah satu universitas terbaik di Indonesia ini dikenal memiliki standar pendidikan tinggi, yang juga diiringi dengan biaya kuliah yang tidak sedikit.
Bahkan, jika dihitung secara keseluruhan, biaya kuliah Kedokteran UGM kerap disandingkan dengan harga mobil keluarga hingga kendaraan kelas menengah ke atas.
Lalu, seperti apa sebenarnya rincian biaya tersebut?
1. UKT Tertinggi Bisa Mencapai Rp26 Juta per Semester
Salah satu komponen utama dalam biaya kuliah Kedokteran UGM adalah Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Berdasarkan data yang beredar, UKT tertinggi atau golongan 8 dapat mencapai sekitar Rp26 juta per semester. Jika mahasiswa menempuh masa studi sarjana selama 3,5 tahun atau sekitar 7 semester, maka total UKT saja bisa mencapai Rp182 juta.
Angka ini belum termasuk biaya lain seperti kebutuhan akademik, alat praktikum, serta biaya hidup selama masa kuliah.
2. Jalur Mandiri Tambahkan Beban Uang Pangkal
Bagi mahasiswa yang masuk melalui jalur mandiri, biaya yang harus disiapkan menjadi jauh lebih besar.
Baca Juga: Lulusan Hukum UGM Ini Banting Setir Jadi Ojol Saat Kuliah, Kini Jadi Peneliti Hukum Nasional
Selain UKT, jalur ini juga mewajibkan pembayaran Sumbangan Pengembangan Institusi, yang di UGM dikenal sebagai UKA atau sumbangan pendidikan.
Untuk jurusan Kedokteran, UKA minimal dapat mencapai Rp99 juta, dan dapat lebih tinggi tergantung jalur serta kebijakan tahun ajaran.
Kombinasi antara UKT dan UKA inilah yang membuat total biaya pendidikan melonjak signifikan.
3. Total Biaya S1 Bisa Tembus Rp500 Juta
Jika dihitung secara keseluruhan, biaya kuliah Kedokteran UGM untuk jenjang sarjana saja dapat mencapai Rp300 juta hingga Rp500 juta atau lebih, terutama bagi mahasiswa jalur mandiri dengan UKT tertinggi.
Angka tersebut belum termasuk biaya pendidikan profesi dokter atau koas, yang juga membutuhkan waktu dan biaya tambahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Sambut Waisak, Arca Unfinished Buddha Dipindahkan ke Lapangan Kenari Borobudur
-
Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar