- Kasus dugaan kekerasan terhadap anak di Daycare Little Aresha menjadi sorotan.
- Pemkot Yogyakarta akan melakukan sweeping atau penyisiran daycare atau penitipan anak.
- Langkah Pemkot tersebut untuk memperketat pengawasan lembaga pengasuhan anak.
"Dampaknya tentu berbeda-beda. Tidak hanya psikologis, tetapi juga bisa berdampak pada kesehatan dan tumbuh kembang anak," ujarnya.
Karena itu, Pemda akan melakukan asesmen menyeluruh terhadap para korban. Pemeriksaan tidak hanya mencakup kondisi psikologis tetapi juga kesehatan fisik untuk memastikan tidak ada gangguan tumbuh kembang.
Selain anak-anak, orang tua korban juga dinilai berpotensi mengalami trauma setelah mengetahui dugaan kekerasan yang dialami anak mereka.
Untuk itu, layanan pendampingan akan melibatkan Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) di berbagai daerah.
"Ini karena sebagian orang tua korban tidak hanya berasal dari Kota Yogyakarta, tetapi juga dari wilayah Sleman dan Bantul," jelasnya.
Sementara untuk penanganan kesehatan anak-anak korban, pemerintah akan bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta rumah sakit yang ditunjuk.
"Seluruh pembiayaan penanganan tersebut akan ditanggung oleh pemerintah daerah," ujarnya.
Erlina menambahkan, berdasarkan informasi yang diterima, daycare Little Aresha memang belum memiliki izin operasional. Karena itu, diperlukan pengawasan dan pendataan ulang terhadap lembaga pengasuhan anak yang ada.
Perizinan lembaga pengasuhan anak berada di bawah Dinas Pendidikan sehingga diperlukan koordinasi lintas instansi.
Saat ini, DP3AP2 DIY bersama Pemkot telah melakukan gerak cepat untuk melakukan pendataan ulang terhadap daycare yang ada di wilayah Kota Yogyakarta.
"Pemerintah kabupaten lain di DIY juga diminta melakukan langkah serupa," imbuhya.
Kontributor: Putu Ayu Palupi
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
PTN Masih Ngeyel Buka Jalur Mandiri, PTS di Jogja Terancam Tutup Prodi
-
BRI Umumkan Buyback Saham Hingga Rp500 Miliar Sesuai Ketentuan OJK
-
Kemarau Panjang Mengintai, Penyakit dari Flu, Iritasi Mata hingga Dehidrasi Ancam Warga Bantul
-
8 Orang Diperiksa dalam Kasus Dugaan Malapraktik, Dua Dokter RSUD Prambanan Dimintai Keterangan
-
Shafiyah Journey & Expo 2026 Bakal Hadir di Jogja: Jadi Ruang Terpadu Gaya Hidup Islami