- Ratusan buruh di Yogyakarta menggelar unjuk rasa pada 1 Mei 2026 untuk menuntut kenaikan upah serta kesejahteraan.
- Pekerja mendesak pemerintah agar upah minimum segera disesuaikan dengan standar kebutuhan hidup layak sebesar empat juta rupiah.
- Buruh menuntut penghapusan sistem kontrak dan revisi undang-undang ketenagakerjaan demi menjamin perlindungan serta kesejahteraan pekerja yang lebih baik.
Sedangkan UMK 2026 di Kota Yogyakarta Rp2.827.593, Sleman Rp2.624.387, Bantul Rp2.591.000, Kulon Progo Rp2.504.520, dan Gunungkidul Rp2.468.378.
Menurutnya, kondisi ini ikut berkontribusi terhadap masih tingginya angka kemiskinan dan ketimpangan di Yogyakarta.
Karena itu, buruh menuntut agar kebijakan pengupahan ke depan benar-benar mampu mengejar standar kebutuhan hidup layak.
Selain persoalan upah, buruh juga mendesak pemerintah segera menyusun undang-undang ketenagakerjaan baru sesuai putusan Mahkamah Konstitusi. Regulasi baru tersebut diharapkan memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi pekerja.
"Harapannya tahun depan bisa 100 persen KHL," ujarnya.
Irsyad menambahkan, buruh menginginkan perubahan nyata, termasuk penghapusan sistem kerja kontrak dan outsourcing.
Selain itu perubahan formula pengupahan yang selama ini dianggap menghambat kenaikan upah secara signifikan. Sebab yang terjad selama ini buruh terus bekerja tetapi kesejahteraannya tidak pernah benar-benar meningkat.
"Harapan kami jelas, ke depan upah buruh bisa benar-benar memenuhi kebutuhan hidup layak," ungkapnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, 9 Perjalanan KA Daop 6 Yogyakarta Resmi Dibatalkan
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air
-
Migrasi Pertamax ke Pertalite Mulai Terjadi di Jogja, Pasokan BBM Subsidi Ditambah 18 Persen
-
ARTJOG Minta Maaf atas Insiden Pemukulan Seniman, Evaluasi Sponsor Pasca-Protes Didit Foundation