- Pemda DIY memastikan tidak ada pemberhentian massal guru honorer sesuai SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 hingga akhir tahun.
- Pemerintah daerah mengusulkan 330 formasi PPPK guru untuk mengatasi kekurangan tenaga pengajar serta menjaga kualitas pendidikan di wilayah tersebut.
- Dinas Pendidikan DIY mencatat sebanyak 5.023 anak putus sekolah yang disebabkan oleh faktor ekonomi serta rendahnya motivasi melanjutkan pendidikan.
Kabupaten Gunungkidul mencatat angka tertinggi dengan 1.700 anak, disusul Sleman 1.309 anak, dan Bantul 1.168 anak. Sementara Kulon Progo mencatat 566 anak dan Kota Yogyakarta 280 anak.
Suci menjelaskan, proses verifikasi di lapangan menemukan berbagai anomali data, seperti anak yang tidak ditemukan di alamat tercatat, data ganda, hingga anak yang sudah meninggal dunia namun masih terdata.
Ada pula anak yang sebenarnya menempuh pendidikan di pondok pesantren non-formal sehingga tidak tercatat dalam sistem.
Terkait penyebab utama anak putus sekolah, Suci mengungkapkan faktor ekonomi dan motivasi menjadi pemicu dominan.
"Dari hasil verifikasi tersebut, faktor penyebab anak tidak sekolah cukup beragam. Namun sebagian besar dipicu oleh kondisi anak yang sudah bekerja serta rendahnya motivasi untuk melanjutkan pendidikan," jelasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh
-
Upacara HUT RI ke-81 di Kulon Progo Berlangsung Tanpa Tenda Pejabat, Seluruh Peserta Berdiri Sejajar
-
Ketika Persoalan Bangsa Tak Kunjung Usai, Bendera 25 Meter Mengingatkan Arti Cinta Tanah Air
-
Civitas Akademika Jogja Pilih Sindir MBG, Kopdes hingga Korupsi Lewat Karnaval Kemerdekaan
-
Perubahan Iklim Mulai Menggerus Produktivitas Ternak, Pakar UGM Dorong Strategi Baru