- Mandiri Jogja Marathon 2026 akan diselenggarakan di Yogyakarta pada 21 Juni 2026 dengan melibatkan 10.200 peserta nasional maupun internasional.
- Kegiatan bertema More Than a Race ini mengintegrasikan kompetisi lari dengan aksi sosial, perbaikan infrastruktur, serta pelestarian lingkungan desa.
- Penyelenggaraan acara berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan sektor pariwisata, transportasi, dan okupansi hotel di wilayah Yogyakarta.
SuaraJogja.id - Gelaran Mandiri Jogja Marathon (MJM) 2026 siap menggebrak Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu, 21 Juni 2026 mendatang.
Dengan mengusung tema inovatif "More Than a Race", ajang olahraga tahunan ini tidak hanya berfokus pada kompetisi lari murni, melainkan secara masif mengedepankan integrasi aksi sosial yang menyentuh masyarakat desa serta kampanye kelestarian lingkungan hidup.
Sebanyak 10.200 pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara dipastikan memadati rute perlombaan. Pihak panitia sendiri telah membuka proses pengambilan kelengkapan lomba atau race pack bagi para peserta yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 18 hingga 20 Juni 2026.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menjelaskan bahwa keunikan kompetisi ini terletak pada komitmennya untuk membangun kolaborasi yang solid dengan para pelari, melampaui batas sebuah hari perlombaan taktis.
Dalam perjalannya, rangkaian kegiatan perkenalan MJM telah berhasil menjangkau hingga 20 ribu pelari di 10 kota pada tahun-tahun sebelumnya, termasuk merangkul komunitas lokal dengan keterlibatan mencapai 4.000 pelari.
"Jogmar ini unik. Tidak hanya ada race day. Kami membangun kolaborasi dengan runner. Pada MJM tahun ini, Mandiri mengambil tema 'More Than a Race' untuk menunjukkan bahwa esensi kegiatan ini jauh lebih luas dari sekadar kompetisi," ujar Adhika Vista saat konferensi pers di Hotel Marriot Yogyakarta, Kamis (18/6/2026).
Sentuhan Sosial dan Perbaikan Desa
Sesuai dengan visi sosial yang diangkat, perhelatan MJM 2026 ini menitikberatkan dampak nyata bagi warga lokal. Jauh sebelum bendera start dikibarkan, aksi sosial konkret telah dilaksanakan pada 13-14 Juni lalu, yang berfokus langsung pada wilayah perdesaan yang menjadi perlintasan atlet.
Aksi kemanusiaan tersebut meliputi kegiatan pembersihan rute lari bersama warga, pembagian paket sembako, hingga langkah taktis perbaikan infrastruktur jalan desa.
Baca Juga: Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi penyelenggaraan ajang ini yang dinilai sukses mengawinkan unsur olahraga dengan kepedulian sosial kemasyarakatan sejak pertama kali digulirkan hampir satu dekade lalu.
"MJM sudah berjalan dari 2017 hingga tahun ini selalu menggelar aktivitas run. Jadi tidak hanya lari, tapi ada aksi sosial. Ini membuktikan DIY mampu menjadi tuan rumah sebagai ajang sport dan bisa menjadi sport tourism," ungkap Imam dalam pemaparannya.
Selain memberikan dampak sosial, perputaran ekonomi di sektor transportasi dan pariwisata DIY mengalami lonjakan signifikan. Berdasarkan data panitia, sebesar 70 persen dari total peserta berasal dari luar Yogyakarta.
Tren positif ini dibuktikan dengan kenaikan tingkat okupansi hotel di sekitar wilayah pelaksanaan serta peningkatan perputaran bisnis dari Mandiri yang tercatat tumbuh hingga 7 persen.
Sinergi Ekosistem dan Sisi Kebudayaan
Dukungan penuh juga mengalir dari Visa Indonesia selaku mitra strategis Bank Mandiri. Corporate Communications Visa Indonesia, Astri Abyanti, memaparkan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk ikut menggerakkan roda perekonomian lokal melalui keterlibatan aktif dalam ajang olahraga internasional ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban
-
Intel Nekat Masuk UMY Usai Demo, Ratusan Mahasiswa Kepung dan Amankan Anggota Polda DIY
-
Muhammadiyah Desak Pembenahan Total Program MBG di Tengah Gelombang Kritik
-
Diskusi di UGM Dibubarkan Paksa, Mahasiswa Lintas Kampus DIY: Ini Ancaman Serius Demokrasi!