- Banyak calon murid di SMA Negeri DIY sengaja tidak mendaftar ulang karena memilih sekolah lain pada Juli 2026.
- Tindakan tersebut menyebabkan bangku sekolah kosong dan merugikan calon siswa lain yang kehilangan kesempatan masuk sekolah negeri.
- Disdikpora DIY membuka seleksi cadangan selama dua hari untuk mengisi kursi kosong bagi siswa yang belum diterima.
Dengan adanya fenomena itu, Disdikpora mempersilahkan sekolah membuka SPMB cadangan. Seleksi cadangan merupakan kesempatan terakhir bagi calon murid yang benar-benar belum memperoleh sekolah.
Persaingan tetap dilakukan berdasarkan rayon, nilai gabungan, dan waktu pendaftaran. Dengan demikian tidak semua peserta otomatis diterima meski masih ada bangku kosong. Seleksi calon murid cadangan pada 6–7 Juli 2026 untuk mengisi kursi-kursi yang ditinggalkan.
"Tahapan seleksi cadangan memang telah diatur dalam jadwal resmi SPMB DIY setelah proses daftar ulang selesai," ungkapnya.
Suci menambahkan, seleksi cadangan hanya diperuntukkan bagi calon murid yang benar-benar belum diterima di sekolah mana pun, baik negeri maupun swasta. Mereka juga harus melampirkan surat keterangan bermeterai bahwa memang belum diterima di sekolah swasta.
"Jadi yang kita prioritaskan adalah mereka yang benar-benar belum mendapatkan sekolah," ujarnya.
Menurut Suci, kebijakan tersebut sengaja dibuat agar kursi kosong tidak justru diisi oleh siswa yang sebenarnya sudah memiliki sekolah. Namun menjadi kesempatan bagi mereka yang masih belum memperoleh tempat belajar.
Menurut Suci, sistem saat ini memang belum memungkinkan posisi siswa yang mengundurkan diri otomatis digantikan peserta yang berada tepat di bawahnya dalam peringkat. Sebab setiap sekolah memiliki pilihan dan jalur seleksi berbeda, bangku kosong harus diisi melalui mekanisme seleksi cadangan.
"Belum bisa otomatis menarik yang di bawahnya. Kalau dibuat seperti itu, nanti pilihan sekolah lain juga akan ikut berubah. Karena itu harus melalui seleksi cadangan," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Api Cepat Membesar dan Asap Pekat Kepung Kafe Biliar di Yogyakarta, Sembilan Regu Damkar Dikerahkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 6 Sunscreen Pencerah di Indomaret yang Worth It Masuk Keranjang Belanja
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Wacana Taruna Akmil Disiplinkan Siswa Sekolah Rakyat, Dinsos DIY Sebut TNI-Polri Sudah Cukup
-
Kuota SMA Negeri Dimakan Siswa Iseng, Disdikpora Terpaksa Buka Seleksi Cadangan
-
PRIMEFEST 2026: Perayaan Pesta Rakyat
-
Dedikasi Mantri BRI Jaga Akses Keuangan Masyarakat di Wilayah Kepulauan Sulawesi Tengah
-
Libur Sekolah Jadi Masa Rawan, SAR Yogyakarta Ingatkan Bahaya Ombak Pantai Selatan