Yohanes Endra | Yulia Rosdiana Putri
Selasa, 14 Juli 2026 | 16:20 WIB
Pameran PASSAGE dalam kemitraan dengan Institut Français d'Indonésie dan Ellipse Art Projects (Instimewa)
Baca 10 detik

- Passage adalah perayaan pengakuan internasional seorang seniman asal Indonesia, Candrani Yulis yang akan tampil dalam Lyon Contemporary Art Biennale.

- Pameran ini dipersembahkan dalam kemitraan oleh Institut Français d'Indonésie dengan Ellipse Art Projects dan digelar pada 14-24 Juli 2026 di IFI Yogyakarta.

- Selaku kurator, Farah Wardani menyebut Passage sebagai ruang untuk refleksi kritis dan pertumbuhan kolektif.

Program +E adalah inisiatif pendampingan, produksi, dan visibilitas Prancis yang didedikasikan untuk seniman wanita baru dari Asia Tenggara. Ia mempertemukan seniman baru dan profesional mapan.

Huruf "E" mewakili feminisasi bahasa Prancis dan monogram proyek seni elips. Sementara pendanaannya komitmen terhadap seniman wanita, yang karirnya masih kurang terwakili di kancah seni internasional.

Candrani Yulis adalah penerima Program +E edisi kedua. Ia dibimbing oleh kurator dan sejarawan seni Indonesia Farah Wardani.

Hasil dari bimbingan tersebut adalah karya baru yang akan disajikan sebagai bagian dari Lyon Biennale ke-18 (19 September 2026 – 3 Januari 2027).

Didirikan pada tahun 1991, Lyon Biennale sekarang menjadi salah satu acara seni kontemporer terpenting di Eropa dan acara terkemuka dari jenisnya di Prancis.

Bahkan Biennale edisi 2024 menyambut 285.000 pengunjung ke tempat pamerannya, dan hampir 3 juta orang dijangkau oleh proyek-proyek yang dipasang di ruang publik.

Load More