Budi Arista Romadhoni
Senin, 24 Agustus 2026 | 16:58 WIB
Kadinsos  DIY Suyarno menyampaikan tentang perubahan desil di Yogyakarta, Senin (24/8/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • Kepala Dinsos DIY Suyarno menyatakan perubahan desil kesejahteraan warga berpotensi menghilangkan hak penerima bantuan sosial.
  • Dinsos DIY mengandalkan tim pengaduan berjalan serta merumuskan formula baru guna memverifikasi ulang kondisi riil warga.
  • Distribusi bansos tetap berjalan secara berkala di Yogyakarta meskipun proses pemetaan dan perbaikan data masih dilakukan.

Persoalan tersebut menjadi semakin krusial karena jumlah penerima bansos di DIY cukup besar. Dinsos DIY mengelola sekitar 8.000 penerima bantuan untuk kelompok lanjut usia.

Sementara bantuan yang berasal dari pemerintah pusat, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan program bantuan lainnya, jumlah penerimanya hampir mencapai 200.000 orang.

"Jumlah penerima bisa lebih besar jika memperhitungkan adanya irisan antarkelompok penerima berbagai program," ujarnya.

Di sisi lain, distribusi bansos tetap berjalan. Suyarno menyebut bantuan diberikan secara berkala, termasuk padaAgustusini.

Karena itu, Dinsos DIY berpacu dengan waktu untuk memastikan pembaruan data tidak membuat warga yang masih membutuhkan bantuan justru kehilangan haknya.

Suyarno menambahkan, tim pengaduan yang sudah ada tetap bekerja setiap hari. Dengan demikian masyarakat tidak perlu menunggu pembentukan posko aduan.

Masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan hasil pemeringkatan tetap dapat melakukan pengecekan dan memperbaiki data melalui kanal yang tersedia, termasuk aplikasi Cek Bansos.

Warga juga dapat mendatangi kelurahan untuk meminta bantuan operator dalam proses perubahan atau pembaruan data.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar memberikan data sesuai kondisi sebenarnya ketika melakukan pendataan maupun verifikasi mandiri.

Baca Juga: Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi

Sebab, kualitas hasil pemeringkatan sangat bergantung pada kualitas data yang menjadi dasar perhitungan.

"Kalau tidak, datang ke kelurahan, ketemu petugas operator. Setiap kelurahan ada. Nanti petugas itu akan membantu prosesnya," tandasnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Load More