Sosiolog Zuly Qodir. (Suarajogja id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
- DPR RI menargetkan Rancangan Undang-Undang Perampasan Aset rampung paling lambat pada 15 Desember 2026 mendatang.
- Sosiolog UMY Zuly Qodir menyatakan kewenangan besar negara dalam RUU ini memerlukan transparansi dan pengawasan ketat.
- Publik dikhawatirkan meragukan hukum jika pengelolaan aset sitaan serta penegakannya tidak akuntabel dan berintegritas.
"Apakah hukum benar-benar berlaku kepada siapa pun atau hanya tajam kepada kelompok tertentu," tandasnya
Zuly menambahkan, kewenangan besar tidak boleh diberikan tanpa memastikan kualitas orang yang menjalankannya.
Mereka yang elakukan perampasan itu adalah orang yang betul-betul memiliki integritas, kejujuran, dan komitmen untuk menyelamatkan uang negara.
Pengawasan juga tidak bisa hanya mengandalkan satu institusi.
Masyarakat, aparat penegak hukum, DPR, pemerintah, dan perguruan tinggi harus ikut mengawasi sesuai fungsi masing-masing.
"Satus sebagai pejabat, aparat, maupun akademisi sekalipun bukan jaminan seseorang bebas dari penyalahgunaan kewenangan," tandasnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka
-
Dari Olahraga untuk Negeri, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Saat Partai Politik Sibuk Bangun Citra, Padahal Rakyat Masih Terluka oleh Bencana