- Axioo kembali hadir di Yogyakarta melalui Agres Karnaval Gadget 2026.
- Axioo menghadirkan aktivitas AI dan gaming bersama komunitas dan pengunjung.
- Pengunjung dapat mencoba langsung produk Axioo serta mengenal pemanfaatan teknologi dalam aktivitas sehari-hari.
SuaraJogja.id - Axioo kembali hadir di Yogyakarta melalui Agres Karnaval Gadget 2026 Fourth Edition yang berlangsung di Society Atrium, Pakuwon Mall Yogyakarta, pada 27 Agustus hingga 6 September 2026.
Sebelumnya, Axioo telah mengikuti sejumlah kegiatan teknologi dan komunitas di Yogyakarta. Dalam pameran yang diselenggarakan oleh Agres tersebut, Axioo menyiapkan sejumlah aktivitas interaktif selama dua hari, yakni pada 28 dan 29 Agustus 2026.
Selain menampilkan jajaran laptop terbaru, Axioo juga mengajak pengunjung mengenal pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) serta mencoba pengalaman gaming melalui kegiatan yang melibatkan komunitas.
Pada Jumat (28/8), Axioo bekerja sama dengan Mindplace menggelar sesi AI Industry Talk bersama LHPC. Kegiatan tersebut membahas perkembangan serta pemanfaatan teknologi AI, termasuk penggunaan laptop dengan teknologi AI untuk mendukung berbagai kebutuhan.
Pengunjung juga dapat mengikuti sesi pengujian performa laptop secara langsung. Melalui kegiatan ini, pengunjung dapat melihat cara kerja teknologi AI sekaligus memahami penerapannya dalam aktivitas sehari-hari.
Sementara pada Sabtu (29/8), Axioo berkolaborasi dengan Mainspace untuk menghadirkan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan dunia gaming dan komunitas.
Rangkaian kegiatan diawali melalui Ngobrol Gaming dan dilanjutkan dengan Mabar Co-Op Bareng. Dalam sesi tersebut, pemandu acara dan pengunjung dapat bermain bersama.
Axioo juga menyiapkan Battle Gamers vs Gamers dan Kuis Gamers bagi pengunjung yang ingin menguji kemampuan bermain gim. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, pengunjung dapat mencoba performa laptop gaming Axioo Pongo secara langsung dalam aktivitas permainan yang kompetitif.
"Yogyakarta memiliki ekosistem teknologi, pendidikan, dan komunitas yang sangat aktif sehingga menjadi salah satu kota penting bagi Axioo untuk terus mendekatkan teknologi kepada masyarakat," kata Area Sales Manager Jawa Tengah Axioo Indonesia, Yonathan Sitinjak.
"Kami melihat antusiasme masyarakat Yogyakarta terhadap teknologi, khususnya di kalangan mahasiswa, content creator, dan komunitas gaming, sangat besar. Karena itu, kami senang dapat kembali hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat melalui Agres Karnaval Gadget 2026," sambungnya.
Keikutsertaan Axioo dalam Agres Karnaval Gadget 2026 menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkenalkan teknologi kepada masyarakat melalui kegiatan yang melibatkan pengunjung secara langsung.
Selama pameran berlangsung, pengunjung dapat mengunjungi booth Axioo untuk melihat dan mencoba sejumlah produk serta berkonsultasi mengenai kebutuhan perangkat.
Agres Karnaval Gadget 2026 Fourth Edition berlangsung di Society Atrium, Pakuwon Mall Yogyakarta, pada 27 Agustus hingga 6 September 2026.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Axioo Hadir di Agres Karnaval Gadget 2026 Yogyakarta dengan Aktivitas AI dan Gaming
-
Tak Sekadar Pamer Produk, ADVAN Ajak Pengunjung Karnaval Gadget Jogja Coba Langsung
-
RUU Perampasan Aset Segera Disahkan, Akademisi: Kewenangan Besar Tanpa Pengawasan Bisa Jadi Bumerang
-
Tragedi Drag Race Jadi Alarm, IMI Sebut Tak Semua Daerah Punya Venue Layak
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran