Lepas KKN Mahasiswa UGM, Menteri Susi: Bukan untuk Jalan dan Selfie

Chandra Iswinarno
Lepas KKN Mahasiswa UGM, Menteri Susi: Bukan untuk Jalan dan Selfie
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dan Rektor UGM Panut Mulyono bersama beberapa mahasiswa berjoget ria dalam agenda pelepasan mahasiswa KKN UGM 2019 di Yogyakarta. [Suara.com/Rahmad Ali]

Peserta KKN datang ke daerah untuk membawa paradigma baru bagi masyarakat setempat untuk mengelola sumber daya alam.

Suara.com - Menteri Perikanan dan Kelautan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti berpesan kepada seluruh mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) agar tidak menjadikan kegiatan KKN sebagai momen liburan atau traveling.

Hal itu disampaikan Susi saat mengisi sambutan pelepasan Peserta KKN UGM 2019 di halaman Graha Sabha Pramana (GSP) UGM pada Jumat (28/6/2019)

"Saya berharap anda ke sana bukan untuk jalan-jalan dan bermain selfie-selfie di pinggir pantai tapi juga melihat kehidupan apa dan yang bagaimana yang harus diperbaiki untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya," kata Susi

Akan tetapi lanjut Susi, ia berharap peserta KKN datang ke daerah untuk membawa paradigma baru bagi masyarakat setempat untuk mengelola sumber daya alam terutama bagi nelayan.

"Saya berharap adik-adik pergi ke daerah membawa fenomena paradigma baru dalam mengelola tata kelola sumber daya alam tadi," tambah Susi.

Susi berharap para mahasiswa dapat berkomunikasi dan menyatu dengan masyarakat setempat untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik. Dengan begitu kata susi Indonesia pada 2045 menjadi salah satu dari negara 10 besar di dunia.

"Untuk adik-adik semua semoga bisa berkomunikasi dan menyatu dengan masyarakat setempat membangun Indonesia yang lebih baik, indonesia yang united, yang bersatu, maju ke depan," paparnya.

"Jadi kalau adik-adik sudah di sana bersama masyarakat saya sampaikan semoga sinergi antara generasi muda dan masyarakat komunitas itu bisa terbangun dan terbentuk satu pembangunan-pembangunan yang baik dan menuju Indonesia yang lebih baik," tutupnya.

Secara simbolis, Menteri Susi Pudjiastuti menyematkan topi kepada peserta KKN UGM di Yogyakarta pada Jumat (28/6/2019). [Suara.com/Rahmad Ali]
Secara simbolis, Menteri Susi Pudjiastuti menyematkan topi kepada peserta KKN UGM di Yogyakarta pada Jumat (28/6/2019). [Suara.com/Rahmad Ali]

Sementara itu dalam sambutannya, Rektor UGM Panut Mulyono mengemukakan kegiatan KKN 2019 bertema 'KKN-PPM UGM Mengabdi untuk Indonesia, Menginspirasi Dunia' akan dilaksanakan di 32 provinsi, 107 kabupaten/kota di Indonesia dan terdiri dari 186 unit.

"Dengan potensi besar mahasiswa peserta KKN-PPM sebanyak 5.360 mahasiswa yang berasal dari 19 Fakultas dan sekolah vokasi, tentunya tidaklah sulit untuk dapat menghilirisasi hasil-hasil penelitian dan penemuan teknologi-teknologi sederhana melalui program KKN," ujarnya.

Ia mengemukakan program KKN tersebut berasal dari usulan rencana tema dan lokasi dari pemerintah daerah yang kemudian ditindaklanjuti dengan menggandeng mitra untuk mencapai tujuan bersama.

Panut mencontohkan kolaborasi yang terjalin dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang akan mengimplementasikan SDGs dengan tema 'Mengkonservasi dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya laut, samudra dan maritim untuk pembangunan yang berkelanjutan'.

"Terdapat tujuh lokasi KKN yang bermitra dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan dan telah mendapatkan pembekalan, pengarahan serta menyusun program kerja bersama dengan Penanggungjawab Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) pada 27 Juni 2019," ujarnya.

Lebih lanjut, Panut mengemukakan beberapa lokasi KKN yang menggarap potensi kelautan dan perikanan antara lain Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Natuna, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, Sabang, Karimunjawa, Pulau Sebatik, dan Pantai Pesisir Jawa.

"Dari 186 lokasi KKN-UGM, terdapat 51 lokasi KKN yang berada di wilayah pesisir pantai dan kepulauan. Dengan demikian, dari 5360 mahasiswa KKN UGM, 27 persen di antaranya atau 1.447 mahasiswa melakukan kegiatan bidang yang menggarap kegiatan di sektor kelautan dan perikanan KKN serta pemberdayaan masyarakat di sekitar pantai," ujarnya.

Disampaikan Panut, kegiatan operasional lapangan KKN akan dilaksanakan selama 49 hari sejak 28 Juni 2019 hingga 18 Agustus 2019. Selama berada di lokasi kerja mahasiswa peserta KKN-PPM UGM dibimbing oleh 186 orang Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan 19 Dosen Koordinator Wilayah (korwil).

Panut juga mengemukakan untuk sumber pendanaan kegiatan KKN-PPM berasal dari UGM, pendanaan mandiri dari mahasiswa, serta dukungan pendanaan dari mitra.

"Dukungan pendanaan dari mitra dipergunakan untuk meningkatkan kualitas program. Kami menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan KKN-PPM ini," tuturnya.

Kontributor : Rahmad Ali

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS