Pedagang Hewan Kurban Kulon Progo Tetap Datangkan Sapi Dari Gunung Kidul

Imbauan dari dinas pertanian dan pangan (DPP) yang menyarankan agar tidak mendatangkan ternak dari Gunung Kidul, tidak digubris.

Chandra Iswinarno
Kamis, 11 Juli 2019 | 17:32 WIB
Pedagang Hewan Kurban Kulon Progo Tetap Datangkan Sapi Dari Gunung Kidul
Ilustrasi hewan kurban. [Antara]

SuaraJogja.id - Meski di Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beberapa waktu lalu dihebohkan dengan penyakit antraks yang mewabah di hewan ternak, pedagang hewan kurban di Desa Sukoreno, Kabupaten Kulon Progo, tetap mendatangkan hewan kurban dari wilayah tersebut.

Salah satu pedagang sapi partai besar "Mal Sapi" di Desa Sukoreno, Olan Suparlan mengatakan selama bertahun-tahun mendatangkan sapi dari kelompok ternak Gunung Kidul.

"Kualitas daging sapi dari Gunung Kidul sangat bagus, dan perawatannya terjamin. Sehingga membuat kerja sama ini awet sampai sekarang," kata Olan seperti diberitakan Antara pada Kamis (11/7/2019).

Terkait imbauan dari dinas pertanian dan pangan (DPP) yang menyarankan agar tidak mendatangkan ternak dari Gunung Kidul, tidak digubrisnya. Menurutnya, selama ternak yang dijual sehat maka hal itu tak perlu dipermasalahkan.

Baca Juga:Waspada Hewan Kurban Terjangkit Penyakit, Ini yang Dilakukan Pemkot Yogya

"Kerja sama kami sudah berjalan bertahun-tahun, Alhamdulillah sehat. Tidak ada halangan penyakit. Jadi masih mendatangkan dari Gunung Kidul," katanya.

Meski demikian, Suparlan memastikan dulu sapi itu dalam kondisi sehat.

"Kalau tidak bagus ya tidak kami bawa. Kalau sehat dan bagus tentu kami akan bawa ke sini," ucapnya.

Suparlan juga memperhatikan kondisi kondisi kandang sapi miliknya. Dia rutin membersihkan kandang minimal seminggu sekali. Pakan ternak, vitamin, dan perawatan kesehatan juga rutin dilakukan.

"Kalau ada ternak yang terlihat kurang sehat, maka langsung dibawa ke dokter hewan," katanya.

Baca Juga:Pedagang Hewan Kurban Tertangkap Mencuri di 4 Hotel Mewah

Untuk menyambut perayaan Iduladha, Suparlan menyediakan ratusan ekor sapi dengan kisaran harga Rp 19 juta hingga Rp 35 juta.

Sampai saat ini, sudah ada pemesan 60 ekor sapi dari berbagai kabupaten di DIY, dan luar daerah. Setiap tahun, permintaan hewan kurban 150 ekor hingga 200 ekor. Ia mendatangkan sapi dari Gunung Kidul dan Madura (Jatim).

"Kalau ada yang minta surat kesehatan, akan kami sediakan dari dokter langganan kami," katanya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Drajat Purbadi mengatakan pihaknya mengimbau kepada pedagang supaya jangan mendatangkan hewan kurban dari Gunung Kidul.

"Imbauan tersebut sebagai antisipasi agar penjual terhindar dari adanya kasus antraks di Kulon Progo mengingat beberapa waktu lalu, temuan antraks terjadi di Gunung Kidul," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak