Lilik Jalan Kaki Jogya - Jakarta, Mahasiswa Miskin Titip Surat buat Jokowi

Agung Sandy Lesmana
Lilik Jalan Kaki Jogya - Jakarta, Mahasiswa Miskin Titip Surat buat Jokowi
Sebelum aksi jalan kaki dari Yogya ke Jakarta, Lilik Yuliantoro menerima titipan surat untuk Jokowi dari mahasiswa. (Suara.com/Putu).

"Kami berharap surat kami bisa dibaca Pak Presiden lewat mas Lilik dan ke depan bisa mewujudkannya," jelasnya.

Suara.com - Lilik Yuliantoro, pemuda asal Ketangar, Blora, Jawa Tengah membawa aspirasi dari berbagai pihak saat memenuhi nazar Amien Rais untuk berjalan kaki dari Yogyakarta ke Jakarta bila Joko Widodo (Jokowi) terpilih di Pilpres 2019.

Saat mulai berangkat dari Tugu Pal Putih Yogyakarta, Senin (22/7/2019), seniman patung itu sudah dititipi surat dari perwakilan mahasiswa asal Jawa Tengah (jateng) untuk Presiden.

Iqbal Kholil Rohman, perwakilan mahasiswa Jateng disela aksi mengungkapkan, mereka menulis surat dengan tulisan tangan kepada Jokowi.

Sebelum aksi jalan kaki dari Yogya ke Jakarta, Lilik Yuliantoro menerima titipan surat untuk Jokowi dari mahasiswa. (Suara.com/Putu).
Sebelum aksi jalan kaki dari Yogya ke Jakarta, Lilik Yuliantoro menerima titipan surat untuk Jokowi dari mahasiswa. (Suara.com/Putu).

Surat ditujukan ke orang nomor satu di Indonesia itu karena selama ini tuntutan mereka belum juga didengar oleh Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Surat tersebut berisikan keinginan mahasiswa Jateng untuk memiliki asrama di Yogyakarta. Sebab selama ini mereka belum mempunyai asrama bersama untuk dijadikan tempat beraktivitas mahasiswa dan pelajar asal Jateng.

"Di saat provinsi lain membangun asrama bagi mahasiswanya di Yogya, justru dari Jawa Tengah belum ada. Padahal jumlah mahasiwa Jateng yang berkuliah di Yogja cukup banyak," paparnya.

Mahasiswa asal UIN Sunan Kalijaga itu menyebutkan, banyak mahasiswa miskin asal Jateng yang membutuhkan asrama di Yogyakarta. Karenanya keberadaan asrama sangat dibutuhkan untuk membantu mereka tetap bisa beraktivitas dan berkuliah di Kota Pendidikan ini.

Selain asrama, mahasiwa juga meminta adanya Tempat Pemungutan Suara (TPS) istimewa bagi mereka saat pemilu atau pilkada mendatang. Sebab selama ini mereka sulit menyalurkan hak pilihnya karena keterbatasan jumlah TPS istimewa di Yogyakarta.

"Kami berharap surat kami bisa dibaca Pak Presiden lewat mas Lilik dan ke depan bisa mewujudkannya," jelasnya.

Sementara Lilik mengungkapkan aksi jalan kakinya dari Yogyakarta ke Jakarta untuk bertemu Jokowi selain memenuhi nazar yang pernah disampaikan Amien Rais juga untuk tujuan lain. Dia rela membawa titipan aspirasi dari daerah yang dilaluinya untuk disampaikan ke Presiden.

"Saya siap jadi ujung tombak penyampaian aspirasi rakyat. Mari kita bersama membangun bangsa, membangun Indonesia, menjaga persatuan Indonesia," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS