Kebakaran Sarkem Disebut karena Korsleting, Warga Protes

Puntung rokok Yn itu dibuang sembarangan dan belum benar-benar padam. Dia mabuk berat. Kalau penyebabnya dibilang korsleting, itu penggiringan opini publik, kata Anna.

Reza Gunadha
Rabu, 02 Oktober 2019 | 21:58 WIB
Kebakaran Sarkem Disebut karena Korsleting, Warga Protes
Kebakaran Sarkem Yogyakarta. (Dok Polisi)

SuaraJogja.id - Warga sekitar gudang kayu milik Hotel Abadai di selatan Jalan Pasar Kembang Yogyakarta, memprotes pemberitaanyang menyebut kebakaran daerah tersebut, Rabu (2/10/2019) pagi, disebabkan korsleting.

Berdasarkan pendataan dan penyelidikan sementara tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (Inafis) dan Kepolisian Kota Yogyakarta, penyebab kebakaran adalah korsleting.

Namun, warga meyakini kebakaran itu karena kelalaian karyawan hotel berinisial Yn. Karyawan itu pula turut menjadi korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Anna (27) warga Pasar Kembang, Sosromenduran, Gedongtengen, Yogyakarta yang rumahnya tepat berada di sebelah timur gudang milik hotel yang hangus terbakar, Rabu sore menyampaikan, penyebab kebakaran adalah puntung rokok.

Baca Juga:Sarkem Kebakaran, PSK Lari Keluar Kamar, Pakai Baju Seadanya

“Puntung rokok Yn itu dibuang sembarangan dan belum benar-benar padam. Dia mabuk berat. Kalau penyebabnya dibilang korsleting, itu penggiringan opini publik,” kata Anna.

Pipin (76) pemilik indekos dekat lokasi kebakaran seiya sekata dengan Anna. Pipin beranggapan Yn sedang mabuk, sehingga api membesar, korban tak berteriak meminta pertolongan.

Pipin menceritakan, kebakaran terjadi sangat cepat sekitar pukul 10.00 WIB. Api melahap instalasi kabel listrik yang tepat melintas di atas pemukiman.

Kondisi gudang yang dipagari oleh seng cukup tinggi membuat warga tidak mengetahui kobaran api sebelum menjadi besar.

Nahas, satu unit sepeda motor yang oleh pemiliknya diparkir di teras kos Pipin, ikut hangus dan meleleh. Selain sebuah sepeda motor yang sedang diparkir di teras rumahnya, wanita ini juga mengalami kerugian lain. Beberapa dagangan ikut terbakar.

Baca Juga:Sarkem Kebakaran, Polisi: Dipicu Korsleting Listrik, Bakar Gudang Kayu

Selain itu, etalase toko tempat dia memajang dagangan juga pecah terpapar panas api. Karenanya, Pipin berharap pihak hotel memberikan ganti rugi kepadanya dan kepada warga lain yang ikut terdampak.

Gudang yang terbakar semula milik Pipin. Gudang dijual kepada Hotel Abadi sejak tahun 2013. Sejak tahun itu pula tanah dan bangunan tersebut digunakan untuk menyimpan peralatan-peralatan milik Hotel Abadi seperti meja kursi dan tempat tidur.

Selain menyimpan barang-barang Hotel, gudang tersebut juga digunakan untuk melakukan renovasi terhadap mebel-mebel yang rusak. Karenanya, setiap hari selalu ada aktivitas perbaikan yang dilakukan oleh pegawai gudang.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak