Perbaikan Dinding, Aliran Air Selokan Mataram Dimatikan Hingga Desember

Perbaikan tersebut meliputi rehabilitasi pada dinding selokan dan pada lantai selokan yang dianggap sudah rusak.

Chandra Iswinarno
Selasa, 08 Oktober 2019 | 21:46 WIB
Perbaikan Dinding, Aliran Air Selokan Mataram Dimatikan Hingga Desember
Aliran Selokan Mataram akan dimatikan hingga Desember. [Antara]

SuaraJogja.id - Aliran air di Selokan Mataram akan dimatikan hingga Desember 2019. Keputusan tersebut ditetapkan
Balai Besar wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS-SO) Yogyakarta untuk memperbaiki bagian dinding yang melintasi di wilayah timur Kabupaten Sleman.

"Selain adanya proses perbaikan pada dinding, tapi ini juga masuk dalam jadwal untuk mematikan saluran air untuk sementara," kata Kepala Bidang Kabid OP BBWS-SO Sahril seperti dilansir Antara di Sleman pada Selasa (8/10/2019).

Menurutnya, perbaikan tersebut meliputi rehabilitasi pada dinding selokan dan pada lantai selokan yang dianggap sudah rusak.

"Perbaikan hanya di beberapa titik yang dianggap punya tingkat kerusakan yang lumayan parah," katanya.

Baca Juga:Bersihkan Selokan Mataram, Begini Aksi #SelokanMemanggil Relawan di Jogja

Ia mengatakan, dimatikannya aliran air Selokan Mataram ini tidak akan berlangsung lama, ada periode waktu yaitu hingga perbaikan di tiap titik selesai.

"Perbaikan sudah dimulai sejak September lalu. Kami sudah sempat membuka air di selokan," katanya.

Sahril mengatakan, jika ada daerah yang tidak menerima pasokan air dari selokan, itu diakibatkan debit air di hulu. Pasokan air di Selokan Mataram berasal dari Sungai Progo, sehingga saat debit air di Sungai Progo kecil akibat kemarau, maka akan memengaruhi pasokan air yang masuk di selokan.

"Kami paham, memang di hulu debit air terbatas sehingga belum sampai timur. Waktu kami coba buka memang sudah ada air tapi hanya tipis," katanya.

Ia mengatakan, selain disebabkan oleh perbaikan, air yang tidak sampai ke sisi timur karena ada masyarakat yang memanfaatkan untuk kebutuhan lain.

Baca Juga:Selokan Mataram Kering, Warga Jogja Buat Gerakan #SelokanMemanggil

"Untuk itu kami telah berkoordinasi dengan masyarakat terutama di sisi barat agar dapat bijak dalam memanfaatkan air di Selokan Mataram. Karena memang di beberpaa tempat dipakai oleh masyarakat di luar rencana kami," katanya.

Sementara, seorang petani di Kecamatan Kalasan Kabupaten Sleman, Mujiyono (60) mengatakan dengan mengeringnya air di Selokan Mataram sedikit berpengaruh bagi para petani, karena pasokan air berkurang untuk lahan pertaniannya.

"Ya dengan kondisi ini kami harus menyesuaikan jenis tanaman, tidak mungkin memaksakan menanam padi. Kami juga berencana membuat sumur bor di area sawah agar pasokan air bisa cukup. Dari pada nanti tidak panen, mending keluar biaya sedikit untuk membikin sumur," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak