Mengenal Numplak Wajik, Upacara yang Menandai Dimulainya Garebeg

Dany Garjito
Mengenal Numplak Wajik, Upacara yang Menandai Dimulainya Garebeg
Abdi dalem Keraton Yogyakarta membawa gunungan dari Kompleks Keraton Yogyakarta menuju Pakualaman saat acara Grebeg Maulud di Yogyakarta, Rabu (21/11). [ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko]

Dalam setahun, Keraton Yogyakarta menyelenggarakan tiga kali upacara Garebeg.

Suara.com - Numplak Wajik menjadi upacara yang menandai dimulainya Garebeg Mulud atau yang juga disebut Grebeg Maulud.

Dikutip dari laman Kraton Jogja, Numplak Wajik merupakan upacara yang menandai dimulainya proses merangkai gunungan, simbol sedekah raja kepada rakyat.

Nantinya, gunungan tersebut akan diarak dan dibagikan kepada warga pada upacara Garebeg.

Dalam setahun, Keraton Yogyakarta menyelenggarakan tiga kali upacara Garebeg; Garebeg Mulud, Garebeg Sawal, dan Garebeg Sawal.

Garebeg Mulud untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad.

Garebeg Sawal menandai akhir bulan puasa.

Garebeg Besar untuk memperingati hari raya Idul Adha.

Numplak Wajik, Upacara yang Menandai Dimulainya Garebeg. (kratonjogja.id)
Numplak Wajik, Upacara yang Menandai Dimulainya Garebeg. (kratonjogja.id)

Karena dalam setiap Garebeg tersebut keraton selalu mengeluarkan gunungan untuk dibagikan, maka dalam setahun tiga kali pula Keraton Yogyakarta menggelar upacara Numplak Wajik.

Sebelumnya diberitakan, agenda wisata di Keraton Yogyakarta dan kawasan di sekitarnya.

Agenda atau rangkaian acara ini pun sudah dipublikasikan lewat akun Twitter resmi Humas Pemda DIY, @humas_jogja.

"Lur, yang mau berlibur atau sedang berada di Jogja, silakan hadiri agenda berikut ini, lur," seperti dikutip dari cuitan Twitter @humas_jogja, Jumat (25/10).

Berikut rangkaian Hajad Dalem Garebeg Mulud Keraton Yogyakarta dari 27 Oktober sampai 10 November.

Agenda Wisata di Keraton Yogyakarta Bulan November. (twitter.com/humas_jogja)
Agenda Wisata di Keraton Yogyakarta Bulan November. (twitter.com/humas_jogja)

27 Oktober

Gladhi Prajurit

15.30 - 17.30

Alun-alun Utara - Pagelaran

3 November

Miyos Gangsa

21.00 - 24.00

Bangsal Pancaniti - Masjid Gedhe

7 November

Numplak Wajik

15.30 - 17.00

Panti Pareden, Kompleks Magangan

9 November

- Pembacaan Riwayat Nabi

20.00 - 21.00

Serambi Masjid Gedhe

- Kondur Gangsa

21.00 - 24.00

Masjid Gedhe - Bangsal Pancaniti

10 November

- Garebeg Mulud

08.00 - 12.00

Alun-alun Utara - Masjid Gedhe

- Bedhol Songsong

21.00 - selesai

Bangsal Pagelaran

Jadwal Pameran Sekaten

Khusus untuk Pameran Sekaten, akan digelar mulai Jumat, 1 November sampai Sabtu, 9 November, pada pukul 09.00 - 21.00.

Lokasi Pameran Sekaten bertempat di Bangsal Pagelaran, Kompleks Sitihinggil.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS