Dosen UIN Jogja Usul Tinjau Ulang Buku Agama: Revisi yang Mengarah Radikal

"Kalau terindikasi mengarah kepada pemahaman yang radikal maupun keagaman lainnya yang tidak sesuai dengan moderasi keagamaan maka perlu direvisi," ujar Sahiron.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Selasa, 19 November 2019 | 14:16 WIB
Dosen UIN Jogja Usul Tinjau Ulang Buku Agama: Revisi yang Mengarah Radikal
Buku Agama Islam berisi ajaran radikal.

SuaraJogja.id - Dosen Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta, Sahiron Syamsuddin, mengusulkan peninjauan ulang untuk buku-buku agama.

Bagi Sahiron tindakan ini diperlukan untuk mengantisipasi penyebaran paham radikalisme, yang mudah berkembang melalui modus pengajaran keagamaan.

Jika tidak dilakukan, kata Sahiron, buku agama yang mengarah pada penegakan negara Islam dan khilafah bisa dengan mudah menyusup ke lembaga pendidikan di tingkat apa pun, dari taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi.

"Beberapa buku dicetak seperti itu [berisi tentang khilafah]," katanya, Senin (18/11/2019), dikutip dari HarianJogja.com-jaringan Suara.com.

Baca Juga:Ibu Mayat Remaja Keterbelakangan Mental di Cilacap Kerap Berperilaku Aneh

Maka, Sahiron mengungkapkan, dengan peninjauan ulang, muatan buku-buku agama perlu dipastikan sejalan dengan Pancasila dan NKRI.

"Kalau terindikasi mengarah kepada pemahaman yang radikal maupun keagaman lainnya yang tidak sesuai dengan moderasi keagamaan maka perlu direvisi," ujar Sahiron.

Menurut Sahiron, peninjauan buku keagamaan ini lantas harus melibatkan ahli agama yang memahami kajian fikih, tafsir, dan hadis.

Di samping itu, peninjau juga harus mengerti pentingnya nasionalisme dan menghargai keragaman agama.

Untuk menghindari terpapar pemikiran yang mengarah pada terorisme, Sahiron pun menyarankan masyarakat berhati-hati memilih guru agama.

Baca Juga:Komisi V Dorong Kemenhub dan PUPR Harus Bersinergi

Peninjauan buku pelajaran agama Islam sebelumnya telah disampaikan Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi. Perombakan yang besar dilakukan pada buku pelajaran yang disinyalir mengandung konten bermasalah seperti khilafah.

Saat ini total ada 155 buku agama yang sedang dievaluasi Kemenag sebelum didistribusikan ke sejumlah sekolah pada tahun 2020 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak