Lahan JJLS Diperlebar, Warga Terdampak Dihimbau Tak Khawatir

Chandra Iswinarno
Lahan JJLS Diperlebar, Warga Terdampak Dihimbau Tak Khawatir
Kawasan yang diproyeksikan menjadi JLSS. [Suara.com/Putu Ayu P]

Menurut Bambang, pihaknya berharap ada kerjasama dari warga untuk pengembangan JJLS. Sebab JJLS akan menghubungkan sejumlah daerah.

SuaraJogja.id - Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama pemerintah pusat melakukan pelebaran jalan di Jalur jalan lintas Selatan (JJLS). Namun diharapkan warga yang terdampak pelebaran jalan nasional itu tidak perlu khawatir.

Sebab pelebaran hanya dilakukan di kawasan yang memiliki dua jalur jalan. Sedangkan, kawasan  empat lajur tidak akan diperluas pembebasan lahannya.

Hal ini menjawab sejumlah keresahan masyarakat, terutama di jalur Jerukwudel Duwet di Rongkop yang sempat merasa khawatir akan isu penambahan lebar jalan. Padahal trase Jerukwudel - Duwet di Gunung Kidul tidak akan diperluas karena merupakan kawasan empat lajur.

“Memang ada (pelebaran) yang 40 meter dan ada yang 60 meter. Itu tergantung kondisi jalur jalan tapi tidak semua,” papar Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY Bambang Sugaib, Rabu (27/11/2019).

Menurut Bambang, pihaknya berharap ada kerjasama dari warga untuk pengembangan JJLS. Sebab JJLS akan menghubungkan sejumlah daerah.

Saat ini kebutuhan lahan untuk JJLS di empat jalur mencapai 3.456.805 meter persegi. Sedangkan lahan yang sudah dibebaskan seluas 2.492.325 meter persegi.

“Untuk rencana penyelesaian sekitar 964.480 meter persegi, jelasnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS