Bawang dan Cabai di Kota Jogja Alami Kenaikan Harga Jelang Natal

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Bawang dan Cabai di Kota Jogja Alami Kenaikan Harga Jelang Natal
TPID DIY melakukan sidak pangan menyambut datangnya Natal dan Tahun Baru di sejumlah supermarket dan pasar tradisional di Kota Yogyakarta, Selasa (10/12/2019). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

TPID DIY sidak ke sejumlah pasar tradisional dan supermarket di Kota Yogyakarta.

SuaraJogja.id - Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) DIY menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan supermarket di Yogyakarta jelang Natal dan Tahun Baru 2019. Dalam kegiatannya, tim menemukan harga sejumlah bahan pokok naik.

Sidak tersebut diikuti beberapa instansi yakni dari Bulog DIY, Disperindag DIY, Perwakilan BI DIY serta Satgas Pangan. Tim mendatangi empat lokasi sidak yakni CV Pangan Sejahtera, Super Indo, Pasar Kranggan dan Pasar Beringharjo.

"Beberapa komoditas bahan pokok kami temukan mengalami peningkatan (kenaikan harga), seperti bawang merah, cabai, gula pasir dan minyak goreng kemasan kecil," terang Kepala Tim Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY, Porobo Suksesi Selasa (10/12/2019).

Meski mengalami kenaikan harga, Probo mengaku hal demikian wajar terjadi. Pihaknya memastikan jika harga tersebut tak membebani kebutuhan masyarakat saat ini.

TPID melakukan sidak pangan menyambut datangnya Natal dan Tahun Baru, Selasa (10/12/2019). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]
TPID DIY melakukan sidak pangan menyambut datangnya Natal dan Tahun Baru di sejumlah supermarket dan pasar tradisional di Kota Yogyakarta, Selasa (10/12/2019). [Muhammad Ilham Baktora / SuaraJogja.id]

"Kami melihat pergerakannya masih relatif wajar. Misal bawang merah naik, hal itu dikarenakan musim kemarau panjang. Saat ini masih memasuki masa tanam sehingga harus menghabiskan hasil panen yang kemarin. Hukum pasar akan berlaku, jadi wajar jika bawang merah naik," katanya.

Dari hasil pemantauan harga pokok di Kota Yogyakarta, per tanggal 5 Desember, harga bawang merah berkisar Rp 25 ribu per kilo. Pada tanggal 9 Desember, harga bawang merah naik Rp 27 ribu per kilo.

Harga cabai merah keriting semula di kisaran Rp 17 ribu, saat ini menjadi Rp 20 ribu. Cabai merah besar semula Rp 16 ribu per tanggal 9 Desember naik menjadi 20 ribu.

Asisten Sekretaris Daerah (Sekda) DIY bidang Perekonomian dan Pembangunan, Tri Sakti mengungkapkan ketersediaan bahan pokok di Kota Yogyakarta masih cukup.

"Stok Beras ada sekitar 40 ton, Minyak goreng sekitar 23 ribu liter sangat cukup. Terigu 19 ton dan gula 200 ton. Seluruhnya masih cukup," jelasnya.

Pemantauan kebutuhan harga pokok tersebut terus dilakukan TPID DIY hingga Natal dan Tahun Baru 2019. Pihaknya memastikan untuk menjaga kestabilan harga yang ada di sejumlah pasar.

Salah seorang pedagang sekaligus pemilik CV Pangan Sejahtera, Tejo menerangkan, hingga pekan kedua akhir tahun 2019, harga gula dinilai cukup stabil.

"Kami memiliki stok gula cukup banyak saat ini. Memang ada sedikit kenaikan namun tidak banyak. Terigu yang kami jual juga masih relatif stabil saat ini. Jika ada keinginan menaikkan harga bahan pokok itu mengikuti harga pemasok kita yang ada di Jakarta dan Surabaya. Tapi saat ini masih stabil harga-harga itu," terangnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS