SuaraJogja.id - Tanggal 1 Januari 2020 telah tiba, perayaan malam tahun baru pun telah berlalu. Sayangnya, kemeriahan itu meninggalkan jejak berupa sampah yang bertebaran salah satunya di kawasan Malioboro Kota Jogja.
Kondisi di lapangan pada Rabu (1/1/2020) pagi itu menjadi sorotan di media sosial. Sejumlah warganet mengunggah foto-foto kotornya Malioboro, setelah malam sebelumnya dipadati lautan manusia.
Tak hanya Malioboro, sampah juga berserakan di kawasan Titik Nol Kilometer, yang berada di ujung selatan Jalan Malioboro, dan Tugu Jogja.
"Kegiatanku hari ini apa ya kok tiba-tiba pengin bersihin sampah di Tugu jogja, terus dikiloin," cuit @ventiapril2.
Baca Juga:Viral Pedagang Gorengan Tetap Jualan saat Banjir Jakarta 2020
"Jogja memang belum parah banjirnya. Seandainya nanti banjir, tapi karena kesadaran manusia yang tinggal dan berkunjung ke Jogja yang naruh sampah sesukanya, apa bakal nyalahin pemerintah kayak kota terpadat di Indonesia?" komentar @wega_aji.
"Lihat laporan-laporan netizen via medsos, ternyata dalam semalam TPST Piyungan bisa pindah ke sekitar kota. #Sampah berserakan di banyak titik keramaian perkotaan #Jogja. Ngaku modern dengan merayakan tahun baru, tapi mental tetap susah diajak maju. Sampahmu, tanggung jawabmu!" keluh @joeyakarta.
Sementara itu, menurut @titiknol_jogja, sejumlah warga menjadi relawan bersih-bersih sampah di lokasi perayaan malam tahun baru pada Rabu pagi. Hasilnya, pada sekitar pukul tujuh pagi lapangan alun-alun sudah bersih dari sampah.
Akun @titiknol_jogja juga membagikan potret kondisi kawasan Titik Nol Kilometer pada pukul sembilan pagi, yang tampak sudah bersih dan bebas dari sampah.
"Kawasan @titiknol_jogja kembali bersih setelah menjadi ajang perayaan pergantian tahun. Selamat tahun baru 2020, jangan ragu berwisata ke kota Yogyakarta," tulisnya.
Baca Juga:Tangkap Penyulut Kembang Api di Malioboro, Polisi Ungkap Kronologi Insiden
Sebelumnya, Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti telah meminta ribuan pengunjung yang merayakan malam tahun baru di Jogja untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan mau membersihkan sendiri sampah yang dibawa.
Ia mengharuskan sebelum pukul 08.00 WIB tak ada lagi sampah yang menggunung di sejumlah kawasan wisata Jogja, termasuk di Malioboro.