Kampus Unisa Bantah Mahasiswanya yang Tewas Bunuh Diri Akibat Stres Skripsi

Galih Priatmojo
Kampus Unisa Bantah Mahasiswanya yang Tewas Bunuh Diri Akibat Stres Skripsi
Ilustrasi bunuh diri. (Shutterstock)

Sebelumnya ramai dikabarkan korban tewas bunuh diri karena stres perihal skripsi.

SuaraJogja.id - Seorang lelaki yang belakangan diketahui mahasiswa Universitas Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) ditemukan tewas bersimbah darah, Kamis (30/1/2020) malam di kosnya. Ia diduga tewas karena bunuh diri.

Saat dikonfirmasi ke pihak kampus, Unuversitas Aisyiyah Yogyakarta membenarkan bahwa lelaki berinisial FH (25) yang ditemukan ditemukan meninggal dunia bersimbah darah di kosnya merupakan mahasiswanya. Meski begitu, pihak kampus membantah bahwa FH yang kos di Dusun Jetis RT 04 RW 32, Desa Tirtohadi, Kecamatan Mlati, Sleman tewas bunuh diri akibat skripsi.

"Benar mbak, (FH) mahasiswa Unisa," ujar Kasubag Humas Humas dan Protokol Unisa, Sinta Maharani saat dikonfirmasi, Jumat (31/01/2020).

Menurut Sinta, isu yang menyebutkan FH bunuh diri karena stres membuat skripsi tidaklah benar. Sebab mahasiswa tersebut diketahui telah menyelesaikan ujian skripsi dengan baik.

Namun pihak kampus masih menunggu informasi dari pihak kepolisian. Saat ini kejadian tersebut baru ditangani Polsek Mlati.

"Kami Unisa berdukacita atas meninggalnya mahasiswa tersebut. Indikasi meninggalnya mahasiswa ini sedang dalam penanganan pihak berwajib," jelasnya.

Sebelumnya FH ditemukan tewas di kosnya oleh saksi yang sedang memotret burung. Saksi melihat kaki korban di dalam kamar kos.

Karena takut, saksi memanggil saksi lain untuk melihat kondisi korban. Saat ditemukan, korban yang tengkurap sudah meninggal dunia dengan kondisi bersimbah darah.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS