Kepala BPIP Yudian Digunjingkan Gara-Gara Komentar Soal Agama dan Pancasila

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kepala BPIP Yudian Digunjingkan Gara-Gara Komentar Soal Agama dan Pancasila
Ketua Sidang Ujian Terbuka Promosi Doktor Abdul Azis sekaligus Rektor UIN Sunan Kalijaga, Yudian Wahyudi. [Suara.com/Putu Ayu P]

Yudian Wahyudi banyak dikritik karena ucapannya dalam artikel berjudul "Kepala BPIP Sebut Agama Jadi Musuh Terbesar Pancasila".

SuaraJogja.id - Belum lama dilantik, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi, yang juga Rektor Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Suka) Yogyakarta, menjadi bahan pergunjingan di media sosial.

Sejumlah tokoh mengomentari ucapannya soal agama dan Pancasila dalam wawancara dengan detik.com di artikel berjudul "Kepala BPIP Sebut Agama Jadi Musuh Terbesar Pancasila".

Beberapa di antaranya adalah Wakil Ketua DPR RI sekaligus Waketum Partai Gerindra Fadli Zon. Ia menganggap Yudian tak mengerti Pancasila dan bahkan mengusulkan supaya BPIP dibubarkan.

"Kepala BPIP ini tuna sejarah dan tak mengerti Pancasila. Ia membenturkan agama sebagai musuh terbesar Pancasila. Bubarkan sajalah BPIP ini karena justru menyesatkan Pancasila dan mengadu domba anak bangsa," cuit akun resmi Twitter @fadlizon, Rabu (12/2/2020).

Tak hanya itu, di antara banyakanya tokoh nasional yang mengkritik Yudian, Wasekjen Partai Demokrat turut menyampaikan pendapatnya yang bertentangan dengan Yudian pada artikel tersebut.

"Pernyataan kepala BPIP berbahaya karena logika terbalik, Pancasila itu lahir di Indonesia karena sudah ada agama dan kekuatan berbasis agama. Pancasila memberi ruang kesepakatan yang terbuka, adil, dan taat aturan main," tulis @AndiArief__.

Di sisi lain, terdapat pula komentar positif untuk pernyataan Yudian soal agama dan Pancasila itu dari seorang intelektual muda Nahdlatul Ulama (NU) yang dikenal sebagai tokoh Islam Liberal, Ulil Abshar Abdalla.

Yudian Wahyudi banjir komentar karena ucapan soal Pancasila dan agama - (Twitter)
Yudian Wahyudi banjir komentar karena ucapan soal Pancasila dan agama - (Twitter)

"Judul berita kerap lebih serem dari isinya. Kita harus hati-hati. Saya ndak yakin Prof Yudian mengatakan apa yang ada dalam judul berita ini. Kalau kita baca pernyataannya secara utuh, jelas yang dia maksud agama di sana hanya segelintir kelompok agama," ungkap @ulil.

Yudian Wahyudi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) pada Rabu (5/2/2020) lalu, menggantikan posisi pelaksana tugas (Plt) Kepala BPIP Hariyono.

Dalam wawancaranya dengan detik.com berjudul "Kepala BPIP Sebut Agama Jadi Musuh Terbesar Pancasila", yang diterbitkan pada Rabu (12/2/2020) beserta cuplikan videonya, Yudian berkomentar soal hubungan Pancasila dengan agama di Indonesia.

Di artikel itu dilansir bahwa menurut Yudian, memasuki era reformasi, Pancasila mulai "dibunuh" dengan bebasnya sejumlah kelompok, termasuk partai politik, dalam menentukan asas-asas organisasi selain Pancasila, contohnya Islam.

Disebutkan pula bahwa Yudian beranggapan, ada sejumlah kelompok yang hendak melawan Pancasila dengan mereduksi agama menurut kepentingan pribadinya tanpa memperhatikan nilai-nilai Pancasila, sehingga dia mengatakan, "Kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama."

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS