Reduksi Aksi Klitih, Satpol PP Sleman: Nongkrong Malam Kami Bubarkan!

sejumlah titik di Sleman masuk dalam daerah rawan klitih

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Rabu, 12 Februari 2020 | 17:59 WIB
Reduksi Aksi Klitih, Satpol PP Sleman: Nongkrong Malam Kami Bubarkan!
Ilustrasi klitih - (Suara.com/Iqbal Asaputro)

SuaraJogja.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman mengintensifkan razia untuk mengantisipasi tindak penganiayaan tanpa motif alias klitih oleh oknum pelajar. Pihaknya bakal menyasar remaja yang kedapatan masih berkumpul hingga tengah malam di lokasi yang rawan.

Dikabarkan sebelumnya, sejumlah aksi penganiayaan tanpa motif terjadi di sejumlah wilayah Yogyakarta. Kabupaten Sleman menjadi lokasi yang cukup rawan tindak penganiayaan tersebut. Korban terakhir menimpa seorang driver ojek online Enrico Kristanto pada Sabtu (1/2/2020) lalu.

PLT Kepala Satpol PP Sleman, Arif Pramana mengungkapkan hingga kini telah menyasar lokasi rawan tindak kejahatan. Selain itu tempat yang berpotensi untuk lokasi berkumpul remaja di jalanan juga menjadi sasaran razia.

Ia menjelaskan dalam upaya meminimalisasi aksi klitih, Satpol PP telah menerjunkan tiga regu yang masing-masing regu berjumlah delapan personel.

Baca Juga:Irfan Bachdim Merapat ke PSS Sleman, Ini Curhatan Istrinya

"Regu disebar ke tiga wilayah yang sudah kami petakan di lokasi yang dipandang rawan seperti Jalan Kabupaten, kawasan Stadion Maguwo, dan Jalan Medari-Cemoro," kata Arif saat dihubungi SuaraJogja.id, Rabu (12/2/2020).

Arif menerangkan tak hanya personel dari Satpol PP yang bergerak, pihaknya juga menggandeng aparat trantib kecamatan dan desa, serta anggota bhabinkamtibmas. 

Razia sendiri dijadwalkan tiga hari dalam seminggu. Titik sasarannya tentu daerah yang rawan pada malam hari.

"Jadi personel dibagi tiga shift pagi, siang, dan malam. Selain menyasar ke jalan gelap (malam hari), remaja yang kedapatan nongkrong saat jam malam kami bubarkan, terlebih jika ada indikasi konsumsi miras. Petugas akan mendata identitas mereka," kata Arif.

Meski belum memastikan seberapa efektifnya upaya tersebut, kata Arif kedatangan anggota Satpol diharapkan bisa menekan potensi kerawanan yang dimungkinkan dapat  menimbulkan korban.

Baca Juga:Irfan Bachdim Resmi Merapat ke PSS Sleman

"Upaya ini kami ambil sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap maraknya aksi kejahatan jalanan akhir-akhir ini. Apalagi sampai jatuh korban," terang dia.

Razia yang diakui Arif telah berjalan sejak Jumat (7/2/2020) tersebut belum mendapati remaja yang berkumpul hingga larut malam. Pihaknya terus melakukan razia untuk bisa menciptakan suasana kondusif di Sleman tanpa kejahatan jalanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak