Disambar Petir, Kakek di Bantul Tewas di Tengah Sawah dengan Luka Bakar

Galih Priatmojo
Disambar Petir, Kakek di Bantul Tewas di Tengah Sawah dengan Luka Bakar

Saat kejadian kondisi cuaca tengah hujan tipis-tipis.

SuaraJogja.id - Nasib apes dialami oleh Slamet Raharjo (71), petani asal Padukuhan Klangon, RT 012, Desa Argosari Kecamatan Sedayu Bantul. Kakek ini ditemukan tak bernyawa di tengah sawah di Bulak Yapen, Desa Argosari Kecamatan Sedayu. 

Kapolsek Sedayu, Kompol L Ardhi Hartono membenarkan adanya penemuan mayat di tengah sawah tersebut. Jasad Mbah Slamet pertama kali diketahui oleh petani lain, Suroso (31) warga Klangon Desa Argosari Kecamatan Sedayu. Saat melintas di bulak Yapen, saksi melihat tubuh Mbah Slamet terlentang di dekat pematang sawah.

"Saat ditemukan ketika itu sekitar pukul 14.30 WIB di mana kondisi tengah hujan,"ujarnya, Rabu (12/2/2020) saat dikonfirmasi.

Setelah itu, Suroso mengajak rekannya, Mardi Wiyanto mendatangi tempa kejadian tersebut dan menemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah duka yang memang tak jauh dari bulak tersebut.

Ardhi menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh di lapangan menyebutkan jika saat kejadian yang bersangkutan tengah Ndaut (mencabut benih padi) untuk selanjutnya ditanam. Saat kejadian hujan terjadi di sekitar tempat kejadian namun tidak begitu deras sehingga korban tetap melanjutkan pekerjaannya.

"Saat asyik Ndaut, tiba-tiba ada petir menyambar tubuh korban. Korban langsung terkapar dan tubuhnya mengalami luka bakar sebagian," paparnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaannya. Jika kondisi cuaca sedang tidak bersahabat maka kepada para petani untuk segera pulang ke rumah atau mencari tempat untuk berteduh yang aman, bukan di bawah pohon.

Kontributor : Julianto

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS