BBWSSO Soal Sampah di Selokan Mataram: Tak Akan Hilang jika Warga Tak Sadar

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
BBWSSO Soal Sampah di Selokan Mataram: Tak Akan Hilang jika Warga Tak Sadar
Sampah tersangkut di salah satu sisi Selokan Mataram 2, area Babarsari, Sleman, Jumat (10/1/2020). Sampah di Selokan Mataram tampak menumpuk, saat saluran dalam kondisi minim air atau kering. - (SUARA kontributor/Uli Febriarni)

Secara periodik, petugas melakukan upaya pembersihan aliran Selokan Mataram dari sampah-sampah yang ada.

SuaraJogja.id - Masih adanya sampah di Selokan Mataram membuat Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSSO) kewalahan. Pasalnya, menurut BBWSSO, jawatannya sudah berupaya untuk menghilangkan kehadiran sampah di Selokan Mataram, yang berada di bawah supervisinya.

Namun, BBWSSO mengatakan, upaya tersebut menjadi sia-sia jika warga juga masih membuang sampah secara sembarangan.

Kepala Bidang Operasional dan Pemeliharaan BBWSSO Sahril mengatakan bahwa penanganan sampah merupakan tanggung jawab petugas Selokan Mataram. Secara periodik, petugas melakukan upaya pembersihan aliran Selokan Mataram dari sampah-sampah yang ada.

"Penanganan sampah melalui petugas Selokan Mataram. Salah satu tugas mereka adalah mengatasi sampah dari masyarakat. Namun, intinya sampah ini tidak akan hilang jika warga sendiri tidak sadar kalau membuang sampah di Selokan Mataram itu tidak benar," ujar Sahril, Selasa (18/2/2020), dikutip dari HarianJogja.com.

Meski begitu, Sahril mengaku, dalam melakukan upaya pembersihan sampah di Sleokan Mataram, pihaknya terkendala jumlah personel yang terbatas.

"Petugas setiap hari membersihkan sampah di Selokan Mataram. Kalau ada sampah, mereka mengambil, tapi tidak akan cukup dengan begitu saja. Saluran air Selokan Mataram itu 32 kilometer. Petugasnya terbatas tidak bisa mengatasi sampah secara keseluruhan," jelas Sahril.

Ia pun menegaskan bahwa Selokan Mataram bukan tempat pembuangan sampah. Selokan Mataram adalah perpanjangan aliran air dan berfungsi sebagai pengairan untuk pertanian maupun peternakan warga di sekitarnya.

"Petugas kami juga terbatas. BBWSSO tidak bisa mengatasi sampah seorang diri," terangnya.

Kendati demikian, BBWSSO mengapresiasi langkah sayembara forum petani untuk menekan aksi buang sampah sembarangan di Selokan Mataram.

"Imbauan kepada masyarakat buanglah sampah pada tempatnya. Jangan membuang sampah di mana airnya berguna untuk irigasi lahan pertanian dan aspek kehidupan lainnya," tutur Sahril.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS