4 Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Belum Ketemu, Tim SAR Pasang Jaring di Sempor

Galih Priatmojo
4 Siswa SMPN 1 Turi Hanyut Belum Ketemu, Tim SAR Pasang Jaring di Sempor
Tim SAR gabungan menyisir korban hanyut siswa SMPN 1 Turi di aliran sungai Sempor di Dusun Pisangan, Jumat (22/2/2020) malam. [galih priatmojo / SuaraJogja.id]

Sebanyak empat siswa masih belum ditemukan.

SuaraJogja.id - Sebanyak empat siswa SMPN 1 Turi yang menjadi korban saat melakukan kegiatan susur sungai masih terus dilakukan pencarian. Tim gabungan dari Basarnas, BPBD hingga relawan sejak sore hari terus menyisir aliran sungai Sempor.

Dari pantauan SuaraJogja.id, hingga pukul 23.44 tim gabungan dari BPBD, Basarnas hingga relawan membagi dalam tim-tim kecil menyusur sepanjang kawasan Sungai Sempor. Beberapa jaring tampak dipasang di beberapa titik di antaranya di aliran sungai Sempor yang mengalir di Dusun Pisangan, Tridadi, Sleman hingga jembatan Pangukan.

Sementara itu beberapa tim lainnya tampak melakukan pemantauan. Di antaranya di bendungan yang terletak di Dusun Balong, Trimulyo. Tampak dua lampu berukuran besar disorot ke arah sungai. Tak hanya itu, dua ambulans pun disiagakan di lokasi tersebut.

Tim SAR gabungan menyisir korban hanyut siswa SMPN 1 Turi di aliran sungai Sempor di Dusun Balong, Jumat (22/2/2020) malam. [galih priatmojo / SuaraJogja.id]
Tim SAR gabungan menyisir korban hanyut siswa SMPN 1 Turi di aliran sungai Sempor di Dusun Balong, Jumat (22/2/2020) malam. [galih priatmojo / SuaraJogja.id]

Dari informasi terakhir yang dirilis BPBD DIY korban siswa SMPN1 Turi yang meninggal tercatat ada sebanyak 6 siswa. Sementara 4 siswa masih belum ditemukan.

Sebelumnya sebanyak 249 siswa SMPN 1 Turi mengikuti kegiatan susur sungai di kawasan sungai Sempor. Namun saat melintasi sungai Sempor di Dusun Dukuh, Desa Donokerto tiba-tiba air meluap.

"Pukul 15.00 mulai kegiatan, tiba-tiba arus sungai meluap sehingga siswa terbawa arus. Rencana kegiatan melakukan penyisiran sungai," kata Kepala Basarnas DIY, Wahyu Effendi, Jumat (22/2/2020) malam.

Sejumlah anggota tim SAR beserta masyarakat tampak memantau aliran sungai Sempor di dekat jembatan Temon, Jumat (22/2/2020) malam. [galih priatmojo / SuaraJogja.id]
Sejumlah anggota tim SAR beserta masyarakat tampak memantau aliran sungai Sempor di dekat jembatan Temon, Jumat (22/2/2020) malam. [galih priatmojo / SuaraJogja.id]

Lanjut Wahyu Effendi, hujan baru turun setelah siswa tersebut hanyut.

"Pada saat kejadian, tidak hujan. Setelah kejadian, baru terjadi hujan," jelas Wahyu Effendi.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS