Tragedi SMPN 1 Turi, Polisi Mulai Periksa Pihak yang Bertanggung Jawab

Iwan Supriyatna
Tragedi SMPN 1 Turi, Polisi Mulai Periksa Pihak yang Bertanggung Jawab
Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang selamat dalam kegiatan susur Sungai Sempor.(BNPB)

Polda DIY akan melakukan pemeriksaan ke pihak-pihak yang terkait dengan tragedi hanyutnya sejumlah siswa SMPN 1 Turi.

SuaraJogja.id - Polda DIY akan melakukan pemeriksaan ke pihak-pihak yang terkait dengan tragedi hanyutnya sejumlah siswa SMPN 1 Turi, Sleman dalam kegiatan susur sungai, Jumat (21/02/2020) sekitar pukul 16.00 WIB kemarin.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui siapa saja yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Tentu akan kita lakukan pemeriksaan siapa yang harus bertanggung jawab akan peristiwa ini,” ujar Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yulianto, Sabtu (22/02/2020) pagi.

Menurut Yulianto, pihaknya tengah mendalami aturan-aturan dalam kegiatan kepramukaan yang beresiko. Hal itu dilakukan untuk menentukan pihak-pihak mana saja yang bertanggungjawab atas kasus hilangnya siswa tersebut.

Kegiatan susur sungai merupakan bagian dari kegiatan pramuka. Kegiatan di luar sekolah ini dilakukan guna menunjang pendidikan karakter, pengenalan lingkungan hingga melatih kepemimpinan.

Namun pelaksanaan kegiatan tersebut harus mempertimbangkan aspek keselamatan, baik fisik maupun psikologis siswa. Selain itu harus ada ijin dari pihak sekolah.

Berdasarkan data sementara TRC BPBD DIY, hingga Sabtu (22/02/2020) pagi, jumlah siswa SMPN 1 Turi yang meninggal akibat susur sungai sebanyak 7 anak. Sedangkan 23 siswa lain selamat dan dirawat di rumah sakit serta puskesmas di sekitar lokasi kejadian.

Tim SAR dan kepolisian serta relawan hingga saat ini masih mencari tiga korban lainnya. Ketiganya belum diketemukan hingga berita ini diturunkan.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS