Jumlah Penumpang Bus Turun, Pendatang di Giwangan Tetap Dicek dan Didata

Selain penyemprotan, kata Windharto, pihaknya juga melakukan pendataan para pendatang untuk mengetahui di mana saja pendatang tersebut tinggal selama di Jogja.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 09 April 2020 | 16:50 WIB
Jumlah Penumpang Bus Turun, Pendatang di Giwangan Tetap Dicek dan Didata
Suasana Terminal Giwangan Yogyakarta saat bus memasuki pintu kedatangan, Senin (27/1/2020). - (Suara.com/Baktora)

SuaraJogja.id - Meskipun jumlah penumpang bus menurun selama pandemi COVID-19, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta tetap mengantisipasi penyebaran virus corona dari carrier, atau pembawa virus, dengan siap siaga di Terminal Giwangan. Mulai Kamis (9/4/2020), Dishub Jogja melakukan penyemprotan dan pengecekan kesehatan para pemudik yang datang melalui Terminal Giwangan.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Jogja Windharto mengatakan, pihaknya menyiapkan bebeberapa bilik disinfektan dan juga melakukan penyemprotan pada bus yang datang ke Jogja melalui Terminal Giwangan.

"Personel yang dilibatkan adalah dari tim gabungan. Ada dari TNI, Polri, Perhubungan, PMI. Kami lakukan penyemprotan tidak hanya di luar bus, tetapi juga di dalam bus, agar bus tetap steril dan tidak menjadi carrier. Selain itu, kami lakukan pengecekan suhu tubuh bagi para pendatang," kata Windharto, dikutip dari rilis Humas Pemkot Jogja.

Jika nanti terjadi keadaan darurat, misalnya satu penumpang tidak sehat dan harus dilarikan ke rumah sakit, pihaknya telah siap untuk menindaklanjuti lewat koordinasi dengan dinas terkait dan juga PMI.

Baca Juga:Sembari Menangis, Mutia Ayu: Doa Terbaik Buat Bung Glenn Fredly

"Kalau saja ada keadaan darurat, kami koordinasikan dengan dinas terkait dan juga PMI karena untuk mengangkut orang sakit tidak bisa dilakukan sembarangan, harus dengan orang yang memiliki keterampilan khusus dan baju khusus," ujar Windharto.

Selain penyemprotan, kata Windharto, pihaknya juga melakukan pendataan para pendatang untuk mengetahui di mana saja pendatang tersebut tinggal selama di Jogja. Dishub Jogja sendiri telah menerima skenario yang disampaikan Wakil Wali Kota Yogyakarta, dan pihaknya siap untuk menerapkannya demi menekan angka penularan COVID-19, yang disebabkan virus corona SARS-SoV-2, di Jogja.

"Untuk skenario dari Wawali soal rekayasa lalu lintas sudah disampaikan, tetapi hingga saat ini pemudik belum semua masuk ke Kota Yogyakarta. Manakala hal tersebut terjadi, kita siap untuk melakukan rekayasa lalu lintas. Saat ini kita fokus kepada terminal," jelas Windharto.

Untuk saat ini, Windharto mengutarakan, kedatangan penumpang memang cenderung menurun, tetapi berapa pun pendatang atau pemudik yang tiba di Jogja tetap harus diwaspadai, apalagi yang dari zona merah.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi menyampaikan, pihaknya telah menyiapkan tiga skenario untuk antisipasi penyebaran COVID-19 melalui para pendatang atau pemudik yang pulang ke Jogja.

Baca Juga:334 WNI ABK Kapal Bellissima dan Lirica dari Dubai Sudah Tiba di Bali

"Skenario pertama adalah, skenario optimal jika pemudik yang datang dalam jumlah besar, sehingga perlu ada penataan arus masuk ke Kota Yogyakarta dan penataan manajemen lalu lintas di Kota Yogyakarta," kata dia.

Kedua, lanjutnya, adalah skenario moderat -- jika jumlah pemudik masih dalam batas yang normal, dan yang terakhir adalah skenario landai.

"Kesemuanya itu akan diatur berdasarkan pola pengaturan arus masuk dan keluar di Kota Yogyakarta manajemen arus lalu lintas dalam kota dan pengawasan ketat di titik kumpul baik di stasiun, terminal, dan tempat-tempat tertentu lainnya," terang Heroe.

Menurut Heroe, beberapa hari ini kasus COVID-19 di Jogja telah mengalami penurunan seiring dengan turunnya kunjungan warga yang merasa memiliki gejala mirip flu atau gejala COVID-19. Ia berharap, kecenderungan penurunan ini menjadi indikasi bahwa kasus dan penanganan COVID-19 di Kota Yogyakarta juga tertangani dengan baik. Jika benar begitu, kata dia, analisis kapan akan berakhirnya kasus COVID-19 di Kota Yogyakarta bisa mulai diperhitungkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak