alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sembuh dari Covid-19, Pasien 7 Tahun di Bantul Tulis Pesan Mengharukan

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina Minggu, 12 April 2020 | 12:06 WIB

Sembuh dari Covid-19, Pasien 7 Tahun di Bantul Tulis Pesan Mengharukan
RSUD Panembahan Senopati Bantul, DIY - (ANTARA/Hery Sidik)

Pasien sebelumnya positif Covid-19 usai kontak dengan ayahnya sepulang dari Bogor.

SuaraJogja.id - Pasien usia 7 tahun asal Bambanglipuro, Bantul dinyatakan sembuh dari covid-19 setelah dirawat selama delapan belas hari di RSUD Panembahan Senopati

Pasien tersebut dinyatakan positif covid-19 pada 24 Maret. Ia menderita covid-19 setelah melakukan kontak dengan ayahnya yang baru pulang dari Bogor. 

Evaluasi swab dan hasil terakhir dari Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) pada 10 April kemarin dinyatakan negatif. 

Pasien kemudian dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang pada Sabtu 11 April kemarin. Sebelum pulang pasien berinisial E menuliskan pesan mengharukan untuk para tenaga medis. 

Baca Juga: Proyek Jembatan di Bantul Ditunda, Anggaran Dialihkan demi Tangani COVID-19

Surat tersebut berisi ucapan terimakasih dan rasa sayang E. Beberapa surat berisi tulisan, 'terimakasih om arifin cleaning terus', 'i love you suster dewi' dan sebagainya. 

Kepala Humas RSUD Panembahan Senopati, Siti Rahayu Ningsih membenarkan adanya surat yang ditulis pasien untuk perawat dan dokter. 

"Iya ada, beberapa ditempel di ruangan. Ada juga juga yang diserahkan," kata Siti saat dihubungi suarajogja.id Minggu (12/4/2020). 

Siti menjelaskan, beberapa surat ditempel di Ruang Dahlia RSUD Panembahan Senopati yang merupakan tempat pasien dirawat selama delapan belas hari. 

Selain itu, beberapa surat juga diserahkan secara langsung. Orangtua E juga ikut menuliskan surat berisi ucapan terimakasih kepada semua dokter dan suster yang merawat. 

Baca Juga: Bakal Dibagikan ke Masyarakat, Ribuan Masker Diproduksi di Bantul

'Kepada perawat ruang Dahlia, terimakasih kami tak terhingga, merawat kami dengan kasih sayang dan kelembutan. Sedangkan kami dalam keadaan yang sangat membahayakan,' kutipan surat dari orangtua pasien kepada perawat. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait