alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Sempat Tak Mempan Dibius, Dua Beruang Madu yang Lepas Berhasil Ditangkap

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana Kamis, 30 April 2020 | 08:53 WIB

Sempat Tak Mempan Dibius, Dua Beruang Madu yang Lepas Berhasil Ditangkap
ilustrasi Beruang madu (Helarctos malayanus) terkena jerat babi di perkebunan sawit Desa Lubuk, Kecamatan Jeumpa, Aceh Barat Daya, Aceh, Selasa (11/6). [ANTARA FOTO / Khalis Abdya]

Beruang terakhir berhasil ditangkap sekitar pukul 22.00.

SuaraJogja.id - Sebanyak dua ekor beruang madu yang sempat lepas dari Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta atau Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja, Dusun Paingan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Rabu (29/4/2020) sore sudah berhasil diamankan dan dikembalikan ke kandangnya.

Beruang betina yang pertama berhasil tertangkap dengan menggunakan jaring yang dipasang petugas WRC pada sekitar pukul 17.30 WIB. Penangkapan masih berada di sekitar lingkungan WRC.

Namun hingga malam pencarian masih terus dilakukan untuk menemukan beruang jantan yang masih terlepas itu. Sampai akhirnya pada pukul 22.00 WIB beruang jantan tersebut berhasil ditangkap oleh petugas dengan tim gabungan yang dibantu warga setempat di sebuah pekarangan warga yang berjarak sekitar 100 meter di utara WRC.

"Sudah mendekati pemukiman warga, sempat ditembak bius 3 kali namun hanya sekali yang berhasil kena sasaran. Kondisi beruang juga masih sangat kuat tenaganya," ungkapnya.

Baca Juga: Ada Corona, Pemkab Kulonprogo Lantik Pejabat Struktural Secara Virtual

Prosesi penangkapan beruang madu yang lepas di Kulonprogo, Rabu (29/4/2020) malam. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]
Prosesi penangkapan beruang madu yang lepas di Kulonprogo, Rabu (29/4/2020) malam. [Hiskia Andika Weadcaksana / SuaraJogja.id]

Salah satu warga yang ikut membantu proses penangkapan beruang, Tri Miarno menuturkan sempat kewalahan menangani beruang jantan tersebut. Disamping tenaganya yang masih kuat, penguasaan medan dari si beruang dan kondisi malam hari yang membuat lebih sulit untuk bergerak.

"Cukup sulit karena hewan ini kan nocturnal, dan lebih paham medan daripada kami, sempat naik ke pohon tapi terus turun lagi dan akhirnya bisa ditembak bius juga," katanya.

Beruang jantan itu akhirnya berhasil dievakuasi dengan cara mengikat tangan dan kakinya, lalu diangkut dengan mobil bak terbuka. Kemudian sebelum dimasukkan ke kandang, beruang itu masih harus mendapatkan bius tambahan untuk menenangkannya agar lebih mudah untuk dibawa.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait