Geger Suara Dentuman di Jateng dan DIY, BMKG DIY Jelaskan Penyebabnya

harus ada kajian lebih dalam terkait fenomena suara dentuman tersebut.

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Senin, 11 Mei 2020 | 19:15 WIB
Geger Suara Dentuman di Jateng dan DIY, BMKG DIY Jelaskan Penyebabnya
Dentuman jadi trending topic. [Twitter]

SuaraJogja.id - Suara dentuman kembali terjadi di sekitar wilayah DI Yogyakarta dan Jawa Tengah dalam beberapa hari ini. Terakhir, suara keras itu muncul sekitar pukul 02.00 wib, Senin (11/5/2020).

Kerasnya suara tersebut membuat sejumlah warga bertanya-tanya. Pasalnya tak hanya sekali terjadi, namun suara terjadi berkali-kali sejak 10-11 Mei 2020. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menjelaskan fenomena suara dentuman tak berkaitan dengan aktivitas seismik atau gempa tektonik.

"Dari hasil monitoring yg dilakukan oleh BMKG Jawa Tengah (Stasiun Geofisika Banjarnegara) mapun BMKG DIY Stasiun Geofisika Sleman Yogyakarta, disampaikan bahwa suara dentuman tidak terkait dengan aktifitas seismik (gempa tektonik) baik yang dipicu oleh aktivitas sesar lokal (baribis kendheng, dll) maupun aktifitas zona subduksi selatan Jawa," ungkap Kepala BMKG Yogyakarta, Agus Riyanto melalui pesan singkat.

Ia menuturkan melihat data meteorologis, sebagian besar awan hujan lebih terkonsentrasi di utara dan pesisir selatan Jawa. Hal ini konsisten dengan distribusi sambaran petir pd tgl 10-11 Mei 2020, pukul 23.00-05.00 wib, dimana sebagian besar terkonsentrasi pada wilayah utara, barat laut, barat, barat daya, selatan dan tenggara Jawa Tengah.

Baca Juga:ASN Hingga Dokter Masuk Daftar Penerima Bansos, Pemda DIY Lakukan Revisi

"Sehingga kecil kemungkinan suara dentuman itu dipicu oleh aktivitas sambaran petir, sebab tidak ada aktivitas sambaran petir di lokasi terdampak pad rentang jam itu," jelasnya.

Meskipun begitu harus ada kajian lebih dalam terkait fenomena suara tersebut. Karena bisa jadi banyak pemicu hingga menyebabkan suara keras tersebut.

"Beberapa sumber bisa jadi memicu suara itu, antara lain sonic boom (gelombang kejut) dari pesawat jet ketika melebihi kecepatan suara maupun aktifitas vulkanik," jelas dia.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah termakan berita yang belum jelas kebenarannya.

"Kami imbau agar warga tetap tenang. Tetap ikuti informasi resmi yang dikeluarakan BMKG dan tidak mudah percaya dengan berita yang belum terverifikasi oleh kami," ungkap Agus.

Baca Juga:Berdasar Hasil Survei, Para Ekonom UGM Sepakat DIY Perlu Lakukan PSBB

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak