Cerita di Balik Video Viral Penyambutan Pasien Sembuh Corona di Kulon Progo

M Nurhadi | Hiskia Andika Weadcaksana
Cerita di Balik Video Viral Penyambutan Pasien Sembuh Corona di Kulon Progo
video viral warga di Kulon Progo sambut kedatangan warganya yang sembuh dari virus corona. [Istimewa]

Diiringi dengan salawat, mereka menyambut warga yang telah dinyatakan sembuh dari virus corona.

SuaraJogja.id - Satu pasien laki-laki yang terkonfirmasi positif Covid-19 berinisial Z asal Sentolo, Kulon Progo sudah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang ke rumahnya. Pasien sembuh tersebut dirawat sejak Senin (27/4/2020) di RSUD Wates.

Warga Dusun Taruban Kulon, Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo menyambut baik kepulangan salah satu warganya tersebut. Video penyambutan pasien sembuh tersebut sempat diabadikan dan sempat viral di jagat internet.

Dalam video tersebut, nampak keluarga bersama dengan tetangga sudah bersiap menanti mobil jemputan pasien tersebut datang. Dengan diiringi salawat, mereka menyambut kedatangan pasien Covid-19 tersebut di rumahnya.

Kepala dukuh Taruban Kulon, Ngatiman mengaku ikut gembira dengan kepulangan warganya tersebut. Pihaknya bersyukur atas kesembuhan warganya yang sempat dinyatakan positif covid-19 tersebut.

"Kita menyambut warga kita yang bersangkutan itu karena dengan penuh suka cita, ya karena beliau sudah pulang dari rumah sakit dan sudah ada surat bebas covid-19 resmi juga dari RSUD Wates," ujar Ngatiman, saat ditemui di rumahnya, Senin, (18/5/2020).

Ia menuturkan, kepulangan warganya ini turut menjadi angin segar pula bagi masyarakat sekitar. Diakuinya, pasca penjemputan pasien tersebut, masyarakat di lingkungannya mendadak berubah drastis. 

Asalannya, tidak sedikit warga desa sekitar lokasi tempat tinggal pasien tersebut menjadi dihindari oleh warga lain. Beberapa bahkan sempat ada yang dikucilkan. Ia berharap, dengan adanya kabar baik ini suasana kembali normal dan warga kembali seperti semula.

"Memang saat penjemputan suasanya jadi menyeramkan. Efeknya luar biasa berdampak pada aktivitas masyarakat misalnya yang berjualan di pasar jadi tidak laku, perajin di dusun sini juga tidak bisa beraktivitas seperti biasa. Tapi syukur semua sudah kembali normal," ungkapnya.

Terkait adanya sambutan sederhana yang dilakukan oleh warga dusunnya, Ngatiman mengaku tidak rencana apapun sebelum kepulangannya. Semua disiapkan secara spontan oleh tetangga dan keluarga pasien.

"Kepulangannya juga mendadak, jam 11 dikabari bisa pulang terus langsung sudah ada yang jemput, disambut anak-anak kecil sekitar rumahnya," jelas Ngatiman.

Ngatiman berpesan, masyarakat tidak perlu memberikan stigma berlebihan baik kepada pasien maupun keluarga yang telah dinyatakan sembuh tersebut. Adanya sambutan dari warga tersebut menjadi bukti bahwa mereka menerima salah seorang warga yang telah dinyatakan sembuh dari virus corona tersebut.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kulonprogo yang sekaligus Juru bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati, pada Jumat (15/5/2020) lalu telah menyampaikan kabar baik terkait kesembuhan tiga pasien yang sempat dirawat di RSUD Wates tersebut. Salah satunya yakni seorang santri (23) asal Kapanewon Sentolo yang masuk dalam kluster Ponpes Temboro Magetan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS