Sleman Perpanjang Masa Belajar di Rumah Sampai 19 Juni

Arif mengakui bahwa belajar secara daring membuat sejumlah materi yang disampaikan pada siswa tereduksi.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Minggu, 31 Mei 2020 | 13:25 WIB
Sleman Perpanjang Masa Belajar di Rumah Sampai 19 Juni
Ilustrasi belajar di rumah. [Antara Foto]

SuaraJogja.id - Dinas Pendidikan Sleman memperpanjang masa belajar di rumah atau dari jarak jauh. Perpanjangan ini menyusul keputusan serupa Pemda DIY terhadap masa tanggap darurat bencana Covid-19, yang dilanjutkan sampai 30 Juni.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Sleman Arif Haryono mengatakan, masa pembelajaran jarak jauh akan kembali berlangsung bagi jenjang TK, SD, SMP, dan satuan pendidikan nonformal di Sleman setelah libur Lebaran berakhir pada 31 Mei 2020.

"Iya, diperpanjang mulai 2 Juni sampai 19 Juni," kata Arif, Sabtu (30/5/2020).

Aturan itu tertulis dalam Surat Edaran No 421/1795 tentang Pengaturan Pembelajaran Dalam Perpanjangan Massa Tanggap Darurat Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Pendidikan Kabupaten Sleman. Dalam surat tersebut juga disebutkan bahwa peserta didik akan menerima hasil belajar semester genap dan kenaikan kelas pada 20 Juni 2020.

Baca Juga:Pemerintah Gencar Kampanye New Normal, PKS: Apa karena Desakan Pengusaha?

Sementara, libur akhir tahun pelajaran 2019/2020 akan dimulai tanggal 22 Juni sampai 11 Juli 2020. Siswa kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar pada 13 Juli 2020 mendatang, seperti dilansir HarianJogja.com -- jaringan SuaraJogja.id.

Terkait pelaksanaan metode pembelajaran jarak jauh, Arif meminta pengawas sekolah dan penilik untuk melakukan pemantauan dan membimbing satuan pendidikan dalam penyelenggaraannya, kemudian melaporkannya pada kepala bidang di Dinas Pendidikan Sleman sesuai kewenangan.

Sebelumnya, Arif mengakui bahwa belajar secara daring membuat sejumlah materi yang disampaikan pada siswa tereduksi. Maka saat ini pihaknya juga tengah menyiapkan mekanisme terkait penguatan materi pada siswa untuk mencapai target.

"Apa pun yang dilakukan sekolah untuk memenuhi target kurikulum, itu tidak mungkin. Maka nanti ketika kondisi normal, guru akan melakukan remedial karena materi pembelajaran itu bertingkat," jelas Arif.

Pihaknya akan mengevaluasi secara menyeluruh dari masing-masing sekolah untuk melihat target pencapaian kurikulum dan poin-poin apa saja yang masih harus dilakukan penambahan dan pengulangan materi yang semestinya sudah diberikan pada tahun ajaran ini.

Baca Juga:Antisipasi Covid-19, Begini Saran Joko Anwar Sebelum Syuting

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak