Hadapi New Normal, Merapi Park Siapkan Ruang Isolasi Khusus Covid-19

Galih Priatmojo | Muhammad Ilham Baktora
Hadapi New Normal, Merapi Park Siapkan Ruang Isolasi Khusus Covid-19
Indahnya Menara Eiifel ala The World Landmarks Merapi Park Jogja. (Instagram @merapipark.jogja)

Taman Wisata Merapi Park siap dibuka dengan protokol kesehatan.

SuaraJogja.id - Setelah sempat vakum sejak merebaknya pandemi, Taman Wisata Merapi Park akan kembali dibuka. Sebagai persiapan menghadapi New Normal di area destinasi wisata, wisata alam di lereng merapi tersebut telah disiapkan beragam fasilitas pendukung protokol kesehatan.

CEO Taman Wisata Merapi Park, Redita Utami mengungkapkan untuk menghadapi New Normal, pihaknya melakukan inovasi dengan membuat pendaftaran menggunakan scan QR Barcode bagi setiap pengunjung yang datang.

"Kami tetap menjalankan inovasi pendaftaran dengan scan QR Barcode. Hanya saja kali ini kami meminta para pengunjung untuk mengisi identitas data terlebih dahulu. Nanti berfungsi untuk mendata siapa yang datang, dari nama, waktu kedatangan, jumlah kedatangan, jam kedatangan nomor telepon dan email. Jika sewaktu-waktu ada pengunjung yang terindikasi tertular Covid-19, kami bisa melaporkan ke Dinas Kesehatan  atau Dinas Pariwisata," kata CEO Redita Utami ditemui wartawan, Jumat (19/6/2020).

Redita menjelaskan, untuk menunjang pemberlakuan protokol kesehatan pihaknya juga telah menyediakan  fasilitas pengecekan suhu tubuh, fasilitas wastafel termasuk penggunaan masker serta face shield para pegawai.

"Kami sudah siap menerapkan protokol keamanan ketika taman wisata kembali dibuka. Hanya saja menunggu izin dari Pemkab Sleman," ungkapnya.

Ia menambahkan, ruang isolasi untuk pengunjung yang terindikasi Covid-19 sudah disiapkan. Hal itu berfungsi sebagai tempat sementara untuk menunggu tim gugus tugas penanganan covid-19 menjemput pasien.

Meski segera dibuka, Redita menuturkan tidak semua wahana beroperasi. Rabbit Farm, Cat Park serta Water Park untuk anak-anak tidak akan dioperasikan.

"Jadi hanya landmark berisi miniatur dunia yang kami buka. Tiga wahana sengaja kami tutup karena berpotensi terjadi penularan karena menciptakan kerumunan," ungkap dia.

Ketika kembali dioperasikan, lanjut Redita, tiket masuk dibanderol dengan harga yang sama seperti sebelumnya.

"Harga tiket masih sama yakni Rp20 ribu. Namun hanya untuk mengunjungi landmark miniatur Merapi Park," katanya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS