Niat Jualan Tahu di Pasar Wates, Supriyanto Syok Mobilnya Digasak Maling

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Niat Jualan Tahu di Pasar Wates, Supriyanto Syok Mobilnya Digasak Maling
Ilustrasi pencurian mobil. (Shutterstock)

Korban sempat mengantarkan barang dagangannya ke pelanggan yang berada di Pasar Wates pada Minggu subuh.

SuaraJogja.id - Aksi pencurian kendaraan kembali terjadi di Kulon Progo. Kali ini persitiwa tersebut menimpa Supriyanto, warga Kalurahan Tuksono, Kapanewon Sentolo. Ia harus kehilangan sebuah mobil pickup Suzuki Futura dengan nomor polisi AB 8733 BC. Pencurian mobil tersebut dilaporkan terjadi pada Minggu (5/7/2020) subuh, sekitar pukul 03.30 WIB.

Kapolsek Wates Kompol Endang Suprapto mengatakan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, mobil milik Supriyanto tersebut sempat diketahui terparkir di Jalan Brigjen Katamso, Wakapan, Wates, Kulon Progo. Lokasi itu berada sekitar 10 meter di sebelah utara pos polisi, yang bertempat di sekitar simpang empat Pasar Wates.

Anggota Polsek Wates yang melakukan olah kejadian perkara di lokasi kejadian menemukan sejumlah informasi tambahan. Diketahui korban datang ke Pasar Pagi Wates untuk berdagang sekitar pukul 03.00 WIB dengan mobil pickup miliknya itu.

Lalu diketahui bahwa korban sempat mengantarkan barang dagangannya ke pelanggan yang berada di Pasar Wates. Namun nahas, pada sekitar pukul 03.30 WIB saat Supriyanto kembali ke tempat di mana mobilnya diparkir, ternyata mobil pickup tersebut sudah raib digondol maling.

"Mobil dan barang dagangan yang masih ada di mobil berupa tahu hilang digondol maling. Jadi atas kasus ini, korban Supriyanto menderita kerugian kurang lebih Rp50.000.000," ujar Endang, ketika dihubungi awak media, Minggu.

Sementara itu, Wakapolres Kulon Progo Kompol Sudarmawan membenarkan adanya peristiwa hilangnya mobil pickup berserta dagangan tahu milik Supriyanto tersebut. Pihaknya tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan data-data lain yang terkait untuk menungkap kasus pencurian mobil ini.

Sudarmawan menuturkan, pihaknya akan menjalin komunikasi dan koordinasi secara lebih intensif dengan beberapa pihak terkait, termasuk polres di wilayah DIY lainnya. Hal ini juga sebagai langkah pencegahan supaya tidak kembali terjadi kasus serupa.

"Belum lama juga terdapat kasus serupa di wilayah Srandakan, Bantul. Kami saat ini terus memantau dan berkoordinasi lebih lanjut demi mengungkap dan mencegah kejadian ini terulang kembali," tandas Sudarmawan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS