SuaraJogja.id - Kecelakaan tunggal terjadi di tikungan letter S ruas Jalan Daendels tepatnya di Pedukuhan I, Kalurahan Garongan, Kapanewon Panjatan pada Senin (6/7/2020) malam.
Truk pengangkut ikan bandeng yang mengalami kecelakaan tersebut bahkan sampai terguling di lokasi kejadian.
Penyidik Unit Laka Lantas Satlantas Polres Kulon Progo, Bripka Daryanto mengatakan, pengemudi truk dengan nomor polisi S 8205 UL dikendarai Anas Tohir (51) yang merupakan warga Lamongan, Jawa Timur.
Anas diketahui membawa muatan sekitar 6 ton ikan bandeng dengan truknya, yang rencananya akan dikirim ke Tasikmalaya.
Baca Juga:Inovasi PanganKu Kulon Progo Masuk 15 Besar Kompetisi Kemenpan-RB
Daryanto menuturkan, kecelakaan tunggal diduga disebabkan karena rem truk yang blong. Di sisi lain, sopir truk juga tak bisa mengendalikan laju kendaraannya yang melaju kencang.
"Truk diduga melaju dengan kecepatan agak tinggi. Karena di tikungan rem blong kemudian truk oleng lalu masuk hingga ke jalur berlawanan," kata Daryanto, Selasa (7/7/2020).
Beruntung, nyawa Anas masih selamat dari peristiwa nahas tersebut. Kendati tidak mendapat luka yang berarti, Anas dan sang kernet sempat mengalami shock dan trauma.
Anas Tohir mengaku memacu truknya dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam. Namun ketika di lokasi kejadian ban truknya tergelincir, saat mengerem ia dapati rem-nya blong dan aspal diketahui licin karena basah seusai diguyur hujan.
"Ya sebenarnya sudah biasa kalau lewat sini mas, tapi ya hari ini lagi apes," kata Anas.
Baca Juga:Tanpa Imbalan, Nenek di Kulon Progo Sapu Jalan Layang Sampai Dikira ODGJ
Anas mengatakan, kerugian yang dideritanya akibat kejadian apes tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kemacetan sempat terjadi pasca kecelakaan lantaran banyaknya warga yang berkerumun di lokasi kejadian.
Truk saat ini sudah bisa dievakuasi dengan alat berat. Tampak beberapa warga yang turut membantu membereskan ribuan ekor ikan bandeng yang tersebar di jalanan pasca kecelakaan.