Cerita Guru Jalani Sekolah Online, Yeti Siaga 24 Jam Koreksi Tugas Siswa

Sejumlah guru merasakan sensasi berbeda kala harus mengajar dari rumah.

Galih Priatmojo
Selasa, 07 Juli 2020 | 15:55 WIB
Cerita Guru Jalani Sekolah Online, Yeti Siaga 24 Jam Koreksi Tugas Siswa
Yeti Islamawati, merupakan salah satu guru di Sleman yang harus menjalani mengajar online lantaran adanya pandemi Covid-19, Selasa (7/7/2020). (ist/dok.pribadi Yeti)

Jujur, ia lebih nyaman dengan aktivitas KBM tatap muka. Karena dalam sekolah online guru tidak bisa melihat ekspresi murid saat dijelaskan materi pelajaran.

"Kalau saya biasanya buat video, tapi kan video itu hanya searah saja," tutur Yeti, seraya curhat betapa ia harus pula belajar membuat, menyunting hingga mengunggah tayangan video mengajarnya.

Ketika mengajar WFH, ia sempat harus menggunakan satu gawai bergantian untuk tiga orang. Ya, dirinya dan dua orang anaknya yang juga sekolah online.

Beruntung, anaknya yang duduk di kelas V sudah dibelikan gawai sendiri karena sudah naik kelas ke kelas VI. Harapannya gawai itu akan membantunya menjalani sekolah daring, bila Yeti terpaksa membawa gawai miliknya ke sekolah.

Baca Juga:Jelang Pilkada Sleman, 678 Penyelenggara Pemilu akan Jalani Rapid Test

Pasalnya, pada tahun ajaran baru, sekolah tempat ia mengajar berencana mulai sekolah tatap muka dengan protokol pencegahan COVID-19. Gawai itu bisa mengantisipasi kebutuhan sekolah online dipakai oleh anaknya.

"Bisa jadi sekolah saya sudah masuk tatap muka, tapi sekolah anak saya masih jarak jauh. Jaga-jaga," tutur Yeti. 

Sementara itu, Astiti. Selama empat bulan lebih menjalani sekolah online, ia justru jauh lebih produktif.

Perempuan yang mengajar di sebuah madrasah aliyah negeri ini mengaku selama menjalani Work From Home atau WFH sejak Maret 2020 lalu berhasil menerbitkan tujuh judul buku dan antologi.

Padahal saat itu, ia punya kewajiban mengajar secara online sekaligus bergantian dengan saudaranya untuk menjaga ayahnya yang tengah dirawat di rumah sakit.

Baca Juga:Mundur dari Pilkada Sleman, Anak Amien Rais Singgung Persiapan Reshuffle

"Suami juga sakit dan sempat dirawat di rumah sakit, operasi kala itu," ceritanya.

Perempuan yang lahir 2 Februari ini memiliki dua orang anak, masing-masing duduk di bangku kelas IX dan VI.

Beruntung, mereka sudah dididik mandiri dan pengertian dengan kondisi ibunya yang sedang rungsing dengan beragam jadwal. Apalagi, ibu mereka juga punya bisnis, yang mengharuskan kerap keluar rumah.

"Mereka bantu urus baju, terkadang bantu saya di dapur. Mereka masak nurut resep dari tik tok," ungkap Astiti.

Walau anak-anaknya sudah mandiri, Astiti tak lantas lepas tangan begitu saja. Ia tetap mendampingi kedua putrinya dalam mengerjakan tugas hingga membantu si bungsu dalam mengunggah tugas sekolah.

Ia mengakui, segala kemudahan yang ia jalani selama masa pandemi tak lepas dari kebaikan Tuhan. Sehingga ia meyakini betul, bahwa selalu ada hikmah dalam setiap peristiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak