Sering Gempa, BMKG Yogyakarta Pasang 7 Alat Deteksi Baru yang Lebih Canggih

Gempa dengan magnitudo kecil pun akan bisa terpantau oleh sensor gempa yang baru tersebut.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 13 Juli 2020 | 16:21 WIB
Sering Gempa, BMKG Yogyakarta Pasang 7 Alat Deteksi Baru yang Lebih Canggih
Ilustrasi gempa bumi. [Antara]

SuaraJogja.id - Gempa bumi terus terjadi di Indonesia dalam beberapa minggu terakhir. Dalam upaya memberikan informasi perkembangan gempa yang lebih cepat, BMKG Yogyakarta memasang alat penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami di tujuh lokasi berbeda.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 BMKG Yogyakarta Agus Riyanto menjelaskan, alat tersebut sering juga disebut sebagai Warning Receiver System (WRS) NewGen. Menurutnya, WRS ini memiliki teknologi yang lebih canggih dari WRS yang sudah terpasang sebelumnya.

"Nantinya dengan WRS NewGen ini, informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami akan tersebar lebih cepat karena memang alat ini bersifat real time otomatis dari BMKG," ujar Agus kepada awak media, Senin (13/7/2020).

Agus mengakui bahwa memang potensi gempa yang dimiliki wilayah Yogyakarta cukup tinggi. Melihat kondisi tersebut, pihaknya makin merapatkan jaringan pemasangan alat baru itu.

Baca Juga:Pusat Gempa Yogyakarta Pagi Ini Berdekatan dengan Titik Gempa Besar 1943

Dikatakan Agus bahwa pemasangan alat baru tersebut nantinya dapat membuat makin banyaknya gempa yang terdeteksi oleh BMKG. Artinya, gempa dengan magnitudo kecil pun akan bisa terpantau oleh sensor gempa yang baru tersebut.

"Jadi karena memang makin rapat jaringannya, gempa kecil sekalipun dapat kita deteksi. Artinya, kita bisa dengan cepat mendapat parameternya. Itu yang membuat banyak sekali gempa yang kemudian kita informasikan ke media sosial kita," ungkapnya.

Agus menambahkan, pemasangan tujuh WRS NewGen tersebut tersebar di wilayah Yogyakarta. Lokasinya di kantor BMKG Stasiun Geofisika Kelas I Sleman, kantor BMKG Stasiun Meteorologi YIA, BASARNAS, Pusdalops Sleman, BPBD Bantul, TVRI Yogyakarta, dan RRI Yogyakarta.

"Nanti jika ada gempa, dua menit setelahnya sudah muncul laporan. Jadi diharapkan dengan adanya alat baru ini BPBD akan lebih cepat untuk merespons jika memang masyarakat membutuhkan," tandasnya.

Baca Juga:Sehari Dua Kali Gempa di Jogja, BMKG: Sumbernya Berbeda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak