Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Gelar Tahlilan di Pantai Goa Cemara, Ini Kata Kakak Kandung Joko Widodo

Chandra Iswinarno | Hiskia Andika Weadcaksana Jum'at, 07 Agustus 2020 | 23:05 WIB

Gelar Tahlilan di Pantai Goa Cemara, Ini Kata Kakak Kandung Joko Widodo
Petugas Tim SAR Gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian korban terseret ombak di Pantai Goa Cemara, Dukuh Patihan, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Kabupaten Bantul, Jumat (7/8/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Tidak hanya dilakukan di Pantai Goa Cemara saja, acara doa bersama juga dilakukan di rumah duka serta di pondok pesantren.

SuaraJogja.id - Doa bersama dilakukan oleh keluarga lima korban yang hingga saat ini masih belum ditemukan setelah terseret besarnya ombak di Pantai Goa Cemara di Dukuh Patihan, Desa Gadingsari, Kecamatan Sanden, Bantul, Kamis (6/8/2020) yang lalu.

Doa bersama itu dipimpin langsung oleh KH Azhari Zainal Abidin, sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Assalam Kerisan, Banyurejo, Tempel, Sleman.

Di bawah rindangnya pohon suasana haru terlihat dalam kegaiatan doa bersama tersebut.

"Ini kehendak Yang Maha Kuasa, sehingga kita mencarinya juga dengan mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa. Maka tadi adakan tahlilan atau membaca kalimat toyibah atau zikir untuk meminta pertolongan Yang Maha Kuasa," kata KH Azhari kepada awak media, Jumat (7/8/2020) di Pantai Gua Cemara.

KH Azhari berharap dengan diselenggarakannya doa bersama ini semua korban akan bisa ditemukan sehingga keluarga dapat lebih tentram.

Menurutnya jika tidak segera ditemukan kejadian ini akan merepotkan orang banyak.

Tidak hanya dilakukan di Pantai Goa Cemara saja, acara doa bersama juga dilakukan di rumah duka serta di pondok pesantren.

Ia menuturkan tidak menampik bahwa keluarga pasti merasakan kehilangan dan susah tapi itu semua sudah seharusnya dikembalikan kepada Yang Maha Kuasa untuk berserah diri.

"Namanya manusia kan wajar rasa kehilangan dan susah itu pasti ada tapi semua kita kembalikan kepada Allah SWT. Keluarga kita minta untuk menerima apa yang diberikan oleh Allah, semoga nanti diberikan ganti yang lebih menyenangkan," ungkapnya.

Kakak kandung salah satu korban yang masih belum ditemukan Joko Widodo, yakni Bambang, mengaku tidak memiliki firasat apapun sebelum kejadian.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait