alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pabrik Nyaris Tutup, Buruh PT SGI Tagih THR dan Jamsos BPJS Ketenagakerjaan

Galih Priatmojo Rabu, 09 September 2020 | 21:10 WIB

Pabrik Nyaris Tutup, Buruh PT SGI Tagih THR dan Jamsos BPJS Ketenagakerjaan
Ilustrasi demo (Shutterstock).

Iuran BPJS Ketenagakerjaan belum dibayarkan perusahaan

Kecurigaan jika iuran BPJS Ketenagakerjaan muncul ketika sebagian rekan mereka menanyakan ke kantor BPJS Ketenagakerjaan berkaitan dengan subsidi atau kompensasi dari pemerintah kepada pekerja yang terdampak Pandemi Covid-19.

Namun rupanya mereka tidak ada dalam daftar penerima karena iuran BPJS Ketenagakerjaan belum dibayarkan oleh perusahaan.

"Itu karena adanya tunggakan pembayaran dari perusahaan. Kami sudah berkali-kali konfirmasi tapi tidak ada kejelasan," imbuh dia.

Selain itu, Tunjangan Hari Raya bagi karyawan juga belum dibayarkan seluruhhya. Menurut dia untuk THR baru dibayar Rp500 ribu saja. Sehingga lerusahaan masih punya hutang sekitar Rp1,3 juta kepada masing-masing pekerja. Pekerja menuntut agar perusahaan segera mencairkannya karena mereka butuh untuk makan.

Sementara itu, Kepala HRD PT SGI yang berubah menjadi UD Mutiara Gunungkidul, Agus Priyanto menjanjikan pembayaran THR akan dilakukan secepatnya.

Dihadapan para mantan karyawannya, ia juga meminta maaf karena Pandemi Covid-19 ini membuat perusahaannya mengalami krisis dan tutup.

"Saya akan berusaha mengurus secepatnya tentang pencairan BPJS Jamsostek karena masih proses dan kami meminta kesabaran, karena dampak covid-19 semuanya mengalami kemunduran dan keterlambatan. maksimal pencairan dari BPJS Ketenagakerjaan akan dilakukan pada Bulan Desember," terangnya.

Kontributor : Julianto

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait