facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Heboh Restoran di Tengah Sawah, Warganet: Seandainya di Sleman Seperti Ini

Galih Priatmojo | Mutiara Rizka Maulina Jum'at, 11 September 2020 | 16:10 WIB

Heboh Restoran di Tengah Sawah, Warganet: Seandainya di Sleman Seperti Ini
Cuitan Ragil soal resto di tengah sawah, berharap ada juga di Sleman. - (Twitter/@RagilSempronk)

Melihat bagaimana indah dan menguntungkannya Svarga Bhumi membuat Ragil berharap restoran dengan basis alam serupa juga tumbuh di Kabupaten Sleman.

SuaraJogja.id - Akun Twitter @RagilSempronk bagikan video salah satu resto sekaligus tempat wisata yang belum lama hadir di Magelang. Dinilai menguntungkan pemilik sawah maupun pemilik resto, ia berharap agar hal serupa bisa terjadi di Kabupaten Sleman.

Ia membagikan video berdurasi 44 detik menampilkan suasana berkunjung ke Svarga Bumi di Jalan Borobudur, Sendaren 2, Ngadiharjo, Borobudur, Magelang. Menggunakan kamera yang melayang, terlihat bagian dari restoran yang terpecah diantara sawah-sawah.

Berbeda dengan restoran pada umumnya, tempat ini menawarkan sensasi makan di tengah persawahan. Alih-alih merasakan kesejukan ruangan ber-AC, pengunjung justru akan merasakan semilir angin diantara padi-padi yang tengah tumbuh subur.

Bernuansa serba putih, pengunjung akan diajak berjalan diantara lahan persawahan untuk menuju beberapa tempat makan yang sengaja dibuat terpisah. Setiap rombongan seolah memiliki tempat makannya sendiri. Beserta pemandangan masing-masing.

Baca Juga: Puluhan Tenaga Kesehatan Sleman Terpapar Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Pemilik akun @RagilSempronk dalam cuitannya juga memuji keberadaan restoran di tengah sawah tersebut. Selain suguhan pemandangannya yang memanjakan mata, konsep bagi hasil antara pemilik resto dan pemilik sawah dinilai menguntungkan keduanya.

"Svarga Bumi ini sangat menarik, pemilik sawah dapat sewa Rp 8 juta per tahun untuk 1000 m2, hasil sawah dikembalikan semua ke Petani (penggarap), tiket masuk dan resto jadi milik penyewa," tulis Ragil dalam cuitannya Rabu (9/9/2020).

Pembagian keuntungan itu dinilai Ragil menguntungkan kedua belah pihak. Baik dari sisi petani maupun dari pemilik restoran. Tidak hanya itu, kondisi alam juga terjaga karena petani masih bisa mengolah lahannya.

"Semua untung, alam-pun terjaga. Seandainya di Sleman juga seperti ini gak main kepras, begitu indahnya," tulis Ragil dalam cuitan yang sama.

Melihat bagaimana indah dan menguntungkannya Svarga Bhumi membuat Ragil berharap restoran dengan basis alam serupa juga tumbuh di Kabupaten Sleman. Bukan hanya membangun restoran berbasis alam, tapi juga tetap menjaga alam dan menguntungkan petani.

Baca Juga: Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul Masih Tinggi, Penyebab Utama Depresi

Sejak diunggah, komentar Ragil soal restoran di tengah sawah itu sudah disukai lebih 3000 pengguna Twitter. Sementara 2000 lebih membagikan ulang dan ada 100 yang meninggalkan komentar.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait