Pengendara motor roda tiga yang berniat mendahului dari sisi kanan dan menyenggol Abdul. Namun bukannya berhenti, pengendara terus memacu kendaraannya.
"Dari informasi yang saya terima, memang setelah ayah saya jatuh karena tersenggol, pengendara Tosa (motor roda tiga) langsung bablas. Motornya juga melaju kencang," ungkap dia.
Pihaknya mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Widia tak banyak meminta dari insiden yang menimpa ayahnya. Hanya saja kejadian tersebut diharapkan tak kembali terjadi dan menimpa orang lain.
"Sekarang sudah mengikhlaskan, saya tidak menuntut, saya kembalikan sama yang diatas. Tapi kejadian seperti ini jangan lagi terulang dan sampai memakan korban," katanya.
Baca Juga:Satpol PP Sleman Gelar Razia Masker, 31 Orang Terjaring Operasi
Terpisah, Kasatlantas Polres Sleman, AKP Mega Tetuko membenarkan kejadian tersebut. Kendati demikian pihaknya belum bisa membeberkan lebih jauh lantaran kasus masih dalam penyelidikan.
"Iya benar terjadi dugaan kecelakaan tabrak lari (Pasar Sleman). Kami masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi. Untuk kronologinya masih kami dalami lagi," terang Mega dihubungi melalui pesan singkat.