Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Viral Tawaran Murah Jadi Sugar Baby, Warganet: Sugar Daddy UMR Jogja

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana Senin, 21 September 2020 | 10:42 WIB

Viral Tawaran Murah Jadi Sugar Baby, Warganet: Sugar Daddy UMR Jogja
Ilustrasi belanja di mal [shutterstock]

Tingkat kepercayaan diri akun yang berharap menjadi sugar daddy tersebut juga mendapat sorotan warganet.

SuaraJogja.id - Twitter tengah diramaikan dengan perbincangan soal tawaran menjadi sugar baby, atau ani-ani. UMR Jogja pun ikut menjadi bahasan.

Ramainya perbincangan tersebut bermula dari cuitan JKT48 graduate Puti Nadhira pada Minggu (20/9/2020).

Ia mengunggah isi DM dari akun yang memberikan tawaran untuk menjadi sugar baby. Akun tersebut menyertakan nominal jatah uang yang akan diterima setiap bulan oleh si sugar baby.

"Gini deh. Gua tawarin lo. Gua tertarik sama lo. Lo mau jadi sugarbaby ga? Perbulan gua cuma bisa nawarin 100-150. Kalo ada lebih gua kasih 200. Tenang. Gua udh kerja. Kalo lo minat kita jalanin," tulis akun yang nama dan fotonya disamarkan itu.

Sontak tawaran tersebut menjadi bahan pergunjingan netizen. Mereka fokus pada jumlah uang yang ditawarkan.

Meski tak dituliskan secara jelas, warganet berasumsi bahwa satuan yang dimaksud akun tersebut adalah ribu rupiah.

Uang senilai Rp100-150 ribu pun dianggap terlalu kecil untuk dijadikan sebagai jatah bulanan sugar baby, yang memang dicitrakan sebagai sosok materialistis dan memiliki gaya hidup sangat mewah.

Cuitan soal sugar daddy dan UMR Jogja - (Twitter/@jutaandollar)
Cuitan soal sugar daddy dan UMR Jogja - (Twitter/@jutaandollar)

Lebih dari itu, tingkat kepercayaan diri akun yang berharap menjadi sugar daddy, atau gadun, tersebut juga mendapat sorotan warganet hingga ribuan akun mengomentari dan me-retweet serta menyukai kicauan @copucu_ tersebut.

Namun setelah itu, tanggapan seorang warganet terhadap cuitan tersebut pun tak kalah viral.

Melalui akun @jutaandollar, ia berkelakar dengan menyinggung soal UMR Jogja.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait