facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Jadi Surga Belanja Wisatawan, Begini Sejarah Malioboro yang Penuh Kenangan

Arendya Nariswari Jum'at, 09 Oktober 2020 | 08:59 WIB

Jadi Surga Belanja Wisatawan, Begini Sejarah Malioboro yang Penuh Kenangan
Jalan Malioboro Yogyakarta - (SUARA/Eleonora PEW)

Sering jalan-jalan di Malioboro, sudah tahu sejarahnya belum guys? Yuk intip informasi selengkapnya berikut ini.

SuaraJogja.id - Menjadi surganya belanja sekaligus jalan-jalan, saat berlibur ke Yogyakarta kurang lengkap rasanya jika belum mampir Malioboro. Bagi warga Yogyakarta, Malioboro ini sudah sejak lama menjadi pusat dari berbagai aktivitas khususnya berdagang. 

Disebut surganya wisatawan, sebab di Malioboro ini kalian bisa menemukan banyak hal. Beberapa di antaranya ada wisata budaya, belanja oleh-oleh, spot berfoto sampai dengan menjelajah kuliner tradisional khas Yogyakarta. 

Kata Malioboro sendiri sebenarnya berasal dari nama Malborough, seorang anggota kolonial Inggris yang dulu menduduki wilayah Yogyakarta pada tahun 1811 hingga 1816 Masehi.

Sementara dalam bahasa Sansekerta, kata Malioboro dapat dimaknai karangan bunga.

Baca Juga: Restoran Mahkota Tiongsan di Yogyakarta, Jual Mi Kakap Segede Gaban!

Kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta (Guideku.com/Amertiya)
Kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta (Guideku.com/Amertiya)

Selain itu, Malioboro juga lekat hubungannya dengan Keraton Yogyakarta. Pasalnya, Malioboro kerap dikaitkan dengan tiga tempat sakral di Yogya, yaitu Keraton, Gunung Merapi, dan Pantai Selatan.

Konon, jika ditarik garis lurus, Malioboro merupakan sumbu imajiner antara Pantai Selatan, Keraton Yogya, dan Gunung Merapi.

Malioboro sendiri kaya akan berbagai bangunan sejarah yang didirikan oleh kolonial Belanda. Bangunan-bangunan tersebut masih ada hingga sekarang dan dapat dikunjungi wisatawan.

Beberapa bangunan peninggalan sejarah yang bisa ditemukan di Malioboro di antaranya adalah benteng Vredeburg, Istana Presiden Gedung Agung, Pasar Beringharjo, dan kawasan pertokoan Malioboro.

Kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta (Guideku.com/Amertiya)
Kawasan Jalan Malioboro Yogyakarta (Guideku.com/Amertiya)

Saat berkunjung ke Malioboro, ada berbagai macam aktivitas yang bisa dilakukan turis.

Baca Juga: HUT Ke-264 Kota Yogyakarta, Begini Sejarah Singkatnya

Salah satu aktivitas yang banyak disukai turis adalah berkunjung ke kawasan nol kilometer Yogyakarta. Di sini, turis bisa melihat Benteng Vredeburg, gedung Bank BNI 1946, kantor Pos Indonesia, Bank Indonesia, dan Gedung Agung.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait