Untuk itu, di tiap Puskesmas Pemkab Sleman telah disediakan layanan psikolog. Artinya, secara pasif maupun aktif, petugas di Puskesmas siap menampung konsultasi bagi mereka.
"Secara umum misalnya stres, tapi tidak boleh marah-marah, malah harus mengajari anak belajar. Kalau memang ada hambatan kejiwaan yang serius, ya kami siap menerima konsultasi di Puskesmas," tuturnya.
Setiap menjalankan berbagai program promosi kesehatan, khususnya di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang, Dinas Kesehatan selalu mengedukasi perihal kesehatan mental bagi masyarakat.
"Jadi selain protokol kesehatan, juga agar menjauhi kemungkinan terjadi depresi, anxietas atau stres karena efek pandemi," ucapnya.
Baca Juga:Buat Raperda Corona, Anies Tak Cantumkan Aturan Sekolah Online
Ia mengimbau, bila masyarakat memiliki kesempatan membaca, diharapkan mereka bisa membaca informasi mengenai kesehatan mental, baik itu bacaan dalam bentuk media elektronik atau buku yang kredibilitasnya terjaga.
"Sehingga mengetahui duduk persoalan tentang COVID-19, bagaimana mencegahnya dan melakukan penyesuaian-penyesuaian. Kalau call center masing-masing Puskesmas sudah ada, curhat. Radio-radio juga buka kesempatan juga untuk konsultasi serupa," ujar Joko.
Kontributor : Uli Febriarni