Didesak Ikut Komentar Kondisi Negara, Komika Abdur Rasyad: Dulu Saya Berani

"Dulu saya berani karena presidennya SBY, militer tapi slow."

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Kamis, 15 Oktober 2020 | 14:15 WIB
Didesak Ikut Komentar Kondisi Negara, Komika Abdur Rasyad: Dulu Saya Berani
Abdur Arsyad (Instagram @abdurarsyad)

Selanjutnya, Abdur mengatakan bahwa publik harus pintar agar tidak teradu domba.

"Yang kita lawan ini pintar. Pintar adu domba. Jadi jangan mau jadi domba. Harus ada yang jadi macan, ayam, komodo, cendrawasih, ketupat. Ya apa terserah, yang penting buat mereka bingung, sehingga mereka mau adu domba, dombanya tidak ada," jelas komika ini.

Pada akhir video yang berdurasi 1 menit 58 detik ini, Abdur mengatakan bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang mudah terpancing, tetapi mudah lupa terhadap masalah ataupun isu yang terjadi di negaranya. Ia mengatakan bahwa perlu untuk mengikuti orang-orang yang konsisten berbicara tentang pelanggaran-pelanggaran negara agar masyarakat tidak lupa.

"Kita ini orang Indonesia ini ya. Mudah terpancing gampang lupa. Sekarang heboh semua heboh, tapi nanti 2024 lupa. Mereka lagi yang menang. Bodoh. Follow orang-orang yang konsisten untuk berbicara tentang pelanggaran-pelanggaran negara, biar kita tidak lupa, biar tidak mudah terpancing saat mereka pecah is. Jangan mau dibodohi. Panjang umur perjuangan," pungkasnya.

Baca Juga:Kocak, Pandji Pragiwaksono Diganggu Odong-odong dan Tahu Bulat saat WFH

Unggahan ini pun menuai banyak komentar dari warganet dan juga selebgram ataupun komika lainnya.

"Panjang umur perjuangannnn bang abdurrr," tulis komedian @bintangemon.

"KAKAKKKKKK ABDUUURRRRRR," kata komedian @marshel_widianto.

Selain itu, komedian @mamat_alkatiri juga turut menuliskan komentarnya, "Sa pu abang panta hitam ini terbaik [abangku ini terbaik]."

Reporter: Dita Alvinasari

Baca Juga:Komika Fico Unggah Foto Bareng Kakeknya, Ternyata Masih Kerabat Ketua PKI

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak