Kritik Dosen di Grup WA, Chat Mahasiswa Ini Tuai Pro dan Kontra Warganet

Tidak lama setelah dosen tersebut mengungkapkan rasa kecewanya pada mahasiswanya di grup kuliah, ada satu mahasiswa yang namanya disamarkan menjawab pesan dari dosen tersebut.

Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana
Sabtu, 17 Oktober 2020 | 16:10 WIB
Kritik Dosen di Grup WA, Chat Mahasiswa Ini Tuai Pro dan Kontra Warganet
Ilustrasi mahasiswa stres. (unsplash)

"Mohon maaf sebesar-besarnya jika saya lantang, namun sejak awal semester 4 saya dan teman-teman tidak bisa memahami materi yang Bapak sampaikan," pungkasnya.

Unggahan anonim di akun Twitter @AREAJULID ini pun menuai banyak respons dari warganet. Terjadi pro-kontra antarwarganet. Ada yang membenarkan dan mengapresiasi tindakan mahasiswa yang berani mengemukakan pendapatnya, tetapi ada juga yang tidak membenarkan tindakan mahasiswa yang menyalahkan dosennya.

"itu namanya caper. udah tau dari semester 4 gk paham matkulnya, ngapain lo msh ambil dosen yang sama, dan lo jg gk ngomong dri semester 4 klo bapak itu ngajarnya gk bener. aneh. mahasiswa caper yg begini2 nih," tulis akun @andreerlando_

"Kurang setuju si, kita kan mahasiswa, harusnya lebih dewasa dr lainnya. Emang tidak bisa nambah pengetahuan dr luar selain dari dosen? Bukankah memang kita mahasiswa yg harus beradaptasi dgn cara mangajar siapapun dosennya? Kalo dirasa kurang paham, ya tambahi dr luar kelas," kata akun @terjerait.

Baca Juga:Videonya Naik Gunung Sambil Gendong Anak Viral, sang Ibu Beri Tips Ini

"Loh justru bagus gak sih. Jadi bisa buat masukan dosennya. Dosen yang baik adalah dosen yang menerima kritik. Dan menurutku kata-katanya udah sopan kok. Ini sama kayak ngasih kritik tapi lewat kemahasiswaan, bedanya ini swcara langsung. I don't know what's wrong here?" ujar akun @bunyihoojan.

Selain itu, akun @tsyxx08 juga turut menuliskan komentarnya, "Ini keren sih, emang sesekali harus diginiin biar tuh dosen sadar. Nggak selamanya mahasiswa gagal, siapa tau cara mengajar dosennya yang kurang efektif dan nggak dimengerti sama mahasiswanya."

Reporter: Dita Alvinasari

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Lifestyle

Terkini

Tampilkan lebih banyak