Lahir dari Pembungkaman, Pendekar Pena Balairung Menjelma Jadi Petarung

Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa (BPPM) Balairung UGM menjadi ruang bagi insan intelektual untuk menuangkan gagasannya di bidang kejurnalistikan.

Reza Gunadha | Hadi Mulyono
Sabtu, 17 Oktober 2020 | 21:32 WIB
Lahir dari Pembungkaman, Pendekar Pena Balairung Menjelma Jadi Petarung
Awak BPPM Balirung saat liputan turun ke lapangan. (Arsip BPPM Balairung)

Konflik agraria di daerah Yogyakarta menjadi pelecut lahirnya tema “Melawan Perampasan, Merebut Hak Atas Tanah.”

Majalah setebal 54 halaman itu membelejeti kemelut persoalan pertanahan di tanah istimewa ini, yang kian hari sawah dan ladangnya kian menyusut.

Sedangkan pada tahun 2020 ini, di bawah nahkoda Fahmi Pelu, majalah Balairung dialihkan menjadi bunga rampai menyikapi pandemi Covid-19.

Pasalnya, pengerjaan mendesak yang dilakukan secara online dirasa menyita proses penyusunan majalah sebagaimana seharusnya.

Baca Juga:Nadiem Terjunkan Mahasiswa Bidikmisi Bantu Siswa Belajar Dari Rumah

Bunga rampai yang ditujukan untuk mahasiswa baru tersebut mengangkat tema persoalan sistem manajemen air.

Kaca mata Balairung memandang, peran utama air sebagai fungsi ekologis acapkali diabaikan yang berdampak pada berbagai persoalan klasik seperti krisis air bersih hingga terjadinya kekeringan.

Sadar akan perubahan zaman, lembaga pers ini mulai merambah ke ranah videografi yang dituangkan ke kanal YouTube mereka BPPM Balairung.

Fahmi dan Faza mengamini, perubahan zaman memaksa mereka menghadirkan produk jurnalistik yang bisa diambil manfaatnya dan bisa dinikmati tanpa harus membaca.

“Tapi memang masih dikejar produktivitasnya karena masih bongkar pasang gimana formasi yang paling pas. Itu juga baru dirintis tahun lalu kan, sebelum-sebelumnya memang sudah ada, kayak video-video itu tapi masih belum terkonsep,” terang Fahmi sambil menyeruput kopinya.

Baca Juga:Tolak Omnibus Law, BEM SI Geruduk Kawasan Patung Kuda

Selama tiga tahun berproses di Balairung, Fahmi dan Faza mengaku telah menemukan ruang yang tepat untuk menuangkan potensi yang ada pada diri mereka.

Fahmi semakin mantap dengan sastranya, sedangkan Faza semakin yakin dengan kemampuan desainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak